PENERAPAN MEDIA KOMIK TERHADAP MINAT BACA SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 108/IV LUBUK BERINGIN
Kata Kunci:
Media Komik, Minat Baca, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Penelitian Tindakan KelasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa kelas V SD Negeri 108/IV Lubuk Beringin melalui penerapan media komik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat baca siswa yang tercermin dari kurangnya perhatian, motivasi, serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan membaca. Proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional dan minim pemanfaatan media pembelajaran yang menarik menyebabkan siswa mudah merasa bosan, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 108/IV Lubuk Beringin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket minat baca. Indikator minat baca yang digunakan meliputi kesenangan membaca, kesadaran akan manfaat membaca, frekuensi membaca, dan kuantitas bacaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media komik mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan. Pada siklus I, minat baca siswa mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi pra-siklus, meskipun belum mencapai kategori optimal. Pada siklus II, minat baca siswa meningkat secara lebih signifikan dan mencapai kategori sangat baik. Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, fokus dalam membaca, termotivasi untuk memahami isi bacaan, serta mampu mengungkapkan kembali isi bacaan dengan baik. Dengan demikian, media komik efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar.
This study aims to improve the reading interest of fifth-grade students at SD Negeri 108/IV Lubuk Beringin through the implementation of comic media in Indonesian language learning. The background of this research is based on the low level of students’ reading interest, as indicated by limited attention, low motivation, and minimal active participation in reading activities. Learning processes that predominantly rely on conventional teaching methods and lack engaging instructional media tend to cause boredom among students, which negatively affects their reading comprehension. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were fifth-grade students of SD Negeri 108/IV Lubuk Beringin. Data were collected through observation, interviews, documentation, and reading interest questionnaires. The indicators of reading interest included reading enjoyment, awareness of the benefits of reading, reading frequency, and reading quantity. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative analysis techniques. The results indicated that the use of comic media significantly improved students’ reading interest. In Cycle I, students’ reading interest increased compared to the pre-cycle condition, although it had not yet reached the optimal level. In Cycle II, a more substantial improvement was observed, and students’ reading interest reached a very good category. Students demonstrated greater enthusiasm, improved focus during reading activities, stronger motivation to understand the reading content, and better ability to retell the text. Therefore, comic media can be considered an effective alternative instructional medium for enhancing elementary school students’ reading interest in Indonesian language learning.


