MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BUATAN GURU: STUDI KASUS TENTANG KREATIVITAS DAN KENDALA TEKNIS

Penulis

  • Ahmad Fathir Febrian Hakim Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Siti Azlinda Zahra Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Muhammad Munawwar Lutfi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Bagus Al- Faisal Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Okta Rosfiani Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Saskia Ramadani Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Cecep Maman Hermawan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kata Kunci:

Media Digital, Motivasi Belajar, Gamifikasi, Platform Pembelajaran, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media digital dalam proses pembelajaran di SDN Pisangan 1, dengan fokus pada jenis media yang digunakan, mata pelajaran yang paling banyak memanfaatkannya, kendala yang dihadapi, serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kesenjangan antara potensi besar media digital dengan realitas pemanfaatannya di sekolah dasar, yang masih menghadapi berbagai tantangan infrastruktur dan kompetensi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara tidak terstruktur kepada dua guru kelas di SDN Pisangan 1, Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah memanfaatkan berbagai media digital, meliputi perangkat keras (proyektor, Chromebook, televisi) dan platform digital (Canva, Kahoot, Quizizz, Word Wall). Penggunaan media digital paling sering diterapkan pada mata pelajaran IPAS dan Matematika. Kendala utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan jumlah perangkat dan koneksi internet yang tidak merata. Meskipun demikian, penggunaan media digital terbukti mampu meningkatkan motivasi dan antusiasme belajar siswa, membuat pembelajaran lebih menarik, serta mengurangi kebosanan di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun media digital meningkatkan motivasi belajar, peningkatan infrastruktur dan eksplorasi platform yang beragam oleh guru tetap diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pembelajaran digital. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran berbasis digital di sekolah dasar serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam pengalokasian anggaran dan program pelatihan guru.

This study aims to describe the use of digital media in the learning process at SDN Pisangan 1, focusing on the types of media used, the subjects that utilize them most, the obstacles faced, and their impact on student motivation. The main problem underlying this research is the gap between the great potential of digital media and the reality of its utilization in elementary schools, which still faces various infrastructure and teacher competency challenges. The research employed a qualitative descriptive approach with data collection through unstructured interviews with two classroom teachers at SDN Pisangan 1, South Tangerang. The findings reveal that the school has utilized various digital media, including hardware (projectors, Chromebooks, televisions) and digital platforms (Canva, Kahoot, Quizizz, Word Wall). The use of digital media is most frequently applied in Science (IPAS) and Mathematics subjects. The main obstacles identified are the limited number of devices and uneven internet connectivity. Nevertheless, the use of digital media has proven to increase student motivation and enthusiasm, making learning more engaging and reducing classroom boredom. This study concludes that while digital media enhance learning motivation, infrastructural improvements and continuous teacher exploration of diverse platforms are necessary to optimize the potential of digital learning. The implications of this research contribute to the development of digital-based learning practices in elementary schools and serve as a consideration for stakeholders in budget allocation and teacher training programs

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31