ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) DALAM MENJAMIN EKUITAS PELAYANAN KESEHATAN JKN

Penulis

  • Adelheid Loraine Erensina Rumbiak Universitas Respati
  • Siwindah Mumpuni Tyaswiharti Universitas Respati Indonesia
  • Dewi Sriwahyuni Universitas Respati Indonesia
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuang Pekan Baru

Kata Kunci:

KRIS, BPJS Kesehatan, Ekuitas Kesehatan, JKN, Efektivitas Kebijakan

Abstrak

Latar Belakang: Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan transformasi fundamental dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk menghapus segmentasi sosial dan mendorong ekuitas dalam pelayanan rawat inap. Tujuan: Penelitian ini menganalisis efektivitas kebijakan KRIS dengan mengevaluasi kesiapan infrastruktur rumah sakit dan potensi kendala operasional. Metode: Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan memanfaatkan studi dokumen dan analisis kebijakan terhadap regulasi pemerintah, laporan evaluasi, serta literatur akademik terkait periode 2020–2025. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa standarisasi 12 kriteria KRIS secara efektif meningkatkan kualitas fasilitas fisik dan keselamatan pasien. Namun, tantangan signifikan tetap ada terkait potensi penurunan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) sebesar 15-20% serta disparitas finansial antara rumah sakit pemerintah dan swasta. Kesimpulan: Meskipun KRIS efektif sebagai instrumen ekuitas kesehatan secara fisik, keberhasilan di tingkat makro bergantung pada penyesuaian regulasi tarif INA-CBGs, masa transisi yang fleksibel, dan subsidi infrastruktur bagi rumah sakit tipe rendah untuk mencegah kesenjangan aksesibilitas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30