UJI AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA TEH MELATI RAMBAT KUNING (LONICERA JAPONICA THUNB) PADA MENCIT PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Penulis

  • Jasmine Nova F. Universitas Setia Budi
  • Opstaria Saptarini Universitas Setia Budi
  • Reslely Harjanti Universitas Setia Budi

Kata Kunci:

Melati Rambat Kuning, Aloksan, Diabetes Melitus, Mencit Wistar, Seduhan Teh

Abstrak

Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi dan menjadi masalah kesehatan global. Pengobatan konvensional seperti metformin seringkali menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman dari bahan alam. Teh dari bunga melati rambat kuning (Lonicera japonica Thunb) telah digunakan secara tradisional untuk mengatasi diabetes, namun bukti ilmiahnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan teh bunga honeysuckle dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan galur wistar yang dibuat menderita diabetes menggunakan zat aloksan.  Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan membagi mencit menjadi beberapa kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok diabetes yang tidak diobati (kontrol negatif), kelompok diabetes yang diberi obat metformin (kontrol positif), dan tiga kelompok diabetes yang diberi seduhan teh melati rambat kuning dengan dosis berbeda (150, 300, dan 600 mg/kgBB). Penyarian (ekstraksi) senyawa aktif dilakukan dengan metode seduhan, yaitu dengan merendam 1 gram serbuk bunga kering dalam 100 mL air panas (80-90°C) selama 7-10 menit. Kadar gula darah diukur pada hari ke-0, ke-3, ke-7, dan ke-14.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian seduhan teh bunga melati rambat kuning pada semua dosis (150, 300, dan 600 mg/kgBB) mampu menurunkan kadar gula darah mencit diabetes secara signifikan setelah 14 hari perlakuan, dan efektivitasnya setara dengan kelompok yang diberi obat metformin. Analisis statistik membuktikan bahwa penurunan ini bermakna. Dosis paling efektif yang ditemukan adalah 150 mg/kgBB. Senyawa aktif dalam teh seperti flavonoid, saponin, dan asam fenolat diduga bekerja dengan melindungi sel pankreas dari kerusakan dan meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa seduhan teh bunga melati rambat kuning dengan dosis 150 mg/kg BB memiliki aktivitas antihiperglikemia (penurun gula darah) yang potensial dan efektif pada mencit model diabetes.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30