HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KELUHAN PENYAKIT KULIT DI KELURAHAN TITI PAPAN KECAMATAN MEDAN DELI KOTA MEDAN TAHUN 2025
Kata Kunci:
personal hygiene, sanitasi lingkungan, penyakit kulit, kesehatan masyarakatAbstrak
Penyakit kulit masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah permukiman padat dengan kondisi sanitasi yang kurang memadai. Personal hygiene dan sanitasi lingkungan diduga berperan terhadap munculnya keluhan penyakit kulit di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit pada masyarakat di Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Penelitian dilakukan dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki praktik personal hygiene yang cukup baik, namun masih ditemukan perilaku berisiko seperti penggunaan sabun dan handuk secara bersama-sama serta penggunaan handuk dalam kondisi lembap. Kondisi sanitasi lingkungan sebagian besar belum memenuhi standar, terutama terkait kepemilikan jamban dan saluran pembuangan air limbah. Sebanyak 63% responden melaporkan adanya keluhan penyakit kulit. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa personal hygiene dan sanitasi lingkungan berhubungan dengan keluhan penyakit kulit, sehingga diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan dan perbaikan sarana sanitasi untuk menurunkan angka kejadian penyakit kulit.




