PROFIL PASIEN PSORIASIS DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RS BHAYANGKARA SARTIKA ASIH KOTA BANDUNG TAHUN 2024-2025
Kata Kunci:
Psoriasis, Profil Pasien, Karakteristik Demografis, Penyakit Kulit, Epidemiologi, Analisis BivariatAbstrak
Latar Belakang: Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis inflamasi yang mempengaruhi kualitas hidup pasien secara signifikan. Di Indonesia, data epidemiologi psoriasis masih terbatas, khususnya di wilayah Jawa Barat. RS Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung mencatat psoriasis sebagai salah satu dari sepuluh penyakit kulit terbesar yang konsisten muncul setiap bulannya selama periode 2024-2025.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien psoriasis yang berobat di Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, dan pekerjaan, serta menganalisis pola hubungan antar variabel tersebut selama periode September 2024 hingga September 2025.Metode: Penelitian deskriptif retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien psoriasis di Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Bhayangkara Sartika Asih periode September 2024-September 2025. Data yang dikumpulkan meliputi tanggal registrasi, nama pasien, jenis kelamin, usia, diagnosis, dan pekerjaan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik pasien dan analisis bivariat deskriptif menggunakan tabulasi silang untuk mengeksplorasi pola hubungan antar variabel.Hasil: Terdapat 52 kunjungan pasien psoriasis dari 12 pasien berbeda selama periode penelitian. Psoriasis menempati peringkat ke-8 dari 10 besar penyakit kulit dengan total 52 kasus, mencapai peringkat tertinggi (ke-3) pada bulan Januari-Februari 2025. Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (75%, n=9, 39 kasus) dengan rasio laki-laki:perempuan 3:1. Rentang usia terbanyak adalah 50-60 tahun (41,7%, n=5, 25 kasus). Pekerjaan terbanyak adalah karyawan swasta (58,3%, n=7, 32 kasus), diikuti oleh ibu rumah tangga (16,7%, n=2, 10 kasus). Analisis tabulasi silang menunjukkan pola dominan pada laki-laki usia 50-60 tahun yang bekerja sebagai karyawan swasta, dengan 6 dari 7 karyawan swasta berjenis kelamin laki-laki dan 4 dari 5 pasien usia 50-60 tahun adalah laki-laki.Kesimpulan: Psoriasis di RS Bhayangkara Sartika Asih lebih banyak terjadi pada laki-laki usia produktif dengan pekerjaan karyawan swasta. Terdapat kecenderungan pola hubungan antara jenis kelamin laki-laki, usia 50-60 tahun, dan pekerjaan karyawan swasta, menunjukkan kemungkinan hubungan dengan faktor stres okupasional dan gaya hidup, meskipun konfirmasi statistik memerlukan studi dengan ukuran sampel yang lebih besar.
Background: Psoriasis is a chronic inflammatory skin disease that significantly affects patients' quality of life. In Indonesia, epidemiological data on psoriasis remains limited, especially in West Java. Bhayangkara Sartika Asih Hospital Bandung recorded psoriasis as one of the top ten skin diseases that consistently appeared monthly during the 2024-2025 period.Objective: This study aims to determine the profile of psoriasis patients treated at the Dermatology and Venereology Clinic of Bhayangkara Sartika Asih Hospital Bandung based on age, gender, and occupation characteristics, and to analyze patterns of relationships between these variables during September 2024 to September 2025.Methods: A retrospective descriptive study using medical records of psoriasis patients at the Dermatology and Venereology Clinic of Bhayangkara Sartika Asih Hospital from September 2024 to September 2025. Data collected included registration date, patient name, gender, age, diagnosis, and occupation. Data analysis was performed univariately to describe the frequency distribution of patient characteristics and descriptive bivariate analysis using cross-tabulation to explore patterns of relationships between variables. Results: There were 52 psoriasis patient visits from 12 different patients during the study period. Psoriasis ranked 8th out of the top 10 skin diseases with a total of 52 cases, reaching the highest ranking (3rd) in January-February 2025. The majority of patients were male (75%, n=9, 39 cases) with a male:female ratio of 3:1. The most common age range was 50-60 years (41.7%, n=5, 25 cases). The most common occupation was private employee (58.3%, n=7, 32 cases), followed by housewife (16.7%, n=2, 10 cases). Cross-tabulation analysis showed a dominant pattern in males aged 50-60 years working as private employees, with 6 out of 7 private employees being male and 4 out of 5 patients aged 50-60 years being male.Conclusion: Psoriasis at Bhayangkara Sartika Asih Hospital predominantly affects males of productive age working as private employees. There is a tendency for patterns of relationships between male gender, age 50-60 years, and private employee occupation, suggesting a possible relationship with occupational stress factors and lifestyle, although statistical confirmation requires studies with larger sample sizes.




