HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM MASYITOH BANGIL TAHUN 2024

Penulis

  • Fahriyatul Khusnah STIKES Arrahma Mandiri Indonesia
  • Nurul Huda STIKES Arrahma Mandiri Indonesia
  • Said Abdurrahman STIKES Arrahma Mandiri Indonesia

Kata Kunci:

Perawat, Lingkungan Kerja, Kinerja

Abstrak

Pemberian perawatan yang optimal kepada pasien bergantung pada beberapa aspek, salah satunya lingkungan kerja pada rawat inap seperti sirkulasi udara, alat bantu kerja, penerangan, hubungan dengan rekan kerja, hubungan dengan pasien, hubungan dengan keluarga pasien, dan hubungan dengan atasan maupun hubungan dengan bawahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Islam Masyitoh Bangil tahun 2024.Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat rawat inap dan pengambilan sampel perawat rawat inap dengan total sampling sebanyak 47 perawat dengan menggunakan teknik non probability sampling. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh Lingkungan Kerja kategori kurang dengan kinerja perawat kategori kurang sebanyak 19 orang (79.2), responden yang memiliki lingkungan kerja kategori kurang dengan kinerja perawat kategori baik sebanyak 5 orang (20.8), terdapat responden yang memiliki lingkungan kerja kategori baik dengan kinerja perawat kategori baik sebanyak 23 orang (100%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara Lingkungan Kerja dengan Kinerja Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Masyitoh Bangil. Untuk itu rumah sakit baiknya meningkatkan hubungan interpersonal, memperhatikan sirkulasi di ruang kerja serta komunikasi yang lebih baik dengan rekan kerja, atasan maupun dengan pasien, sehingga lingkungan ditempat kerja menjadi lebih nyaman dan akan berdampak langsung dengan peningkatan kinerja perawat, karanea perawat merasa lebih di dukung secara fisik dan emosional.

Providing optimal care to patients depends on several aspects, one of which is the work environment in inpatient settings such as air circulation, work aids, lighting, relationships with colleagues, relationships with patients, relationships with patient families, and relationships with superiors and relationships with subordinates. . This study aims to determine the relationship between the work environment and the performance of nurses at Masyitoh Bangil Islamic Hospital in 2024.This type of research is descriptive quantitative using a cross sectional approach. The population in this study were inpatient nurses and a sample of inpatient nurses was taken with a total sampling of 47 nurses using non-probability sampling techniques. The instrument in this research is a questionnaire. Statistical analysis uses the chi square test. The research results showed that there were 23 respondents (100%) in the Good category and 24 respondents in the Poor category (51.1). Nurse Performance in the Good Category was 28 respondents (59.6%) and Nurse Performance in the Poor Category was 19 respondents (79.2%) with a P Value of 0.000 < α 0.005. Based on the research results, it can be concluded that there is a significant relationship between the work environment and the performance of inpatient nurses at Masyitoh Bangil Islamic Hospital. For this reason, hospitals should improve interpersonal relationships, pay attention to circulation in the work space and better communicate with colleagues, superiors and patients, so that the workplace environment becomes more comfortable and will have a direct impact on improving nurse performance, because nurses feel more supported. physically and emotionally.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-03