EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
Kata Kunci:
Edukasi, Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, RemajaAbstrak
Rentannya usia remaja terhadap resiko triad kesehatan reproduksi antara lain pergaulan atau seks bebas, narkoba, kehamilan di luar nikah, aborsi, pernikahan usia dini, HIV/ AIDS. Masalah kesehatan reproduksi pada remaja bisa terjadi akibat kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja yang sehat. Upaya yang tepat dilakukan dalam menangani kesehatan reproduksi remaja yaitu dengan cara promosi dan edukasi kesehatan karena dapat meningkatkan kontrol diri dan memperbaiki kesehatan reproduksi. Masalah kesehatan reproduksi siswa terkadang diperburuk dengan kurangnya pengetahuan mereka tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ke efektivitasan penggunaan media video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN di daerah Batam Center dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen. Responden dalam penelitian ini berjumlah 45 responden dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi video kesehatan reproduksi remaja skor tingkat pengetahuan menunjukkan kategori baik dengan jumlah 32 responden (48.9%) dan cukup dengan jumlah 23 responden (51.1%). Setelah diberikan edukasi video tentang kesehatan reproduksi remaja menunjukkan skor tingkat pengetahuan menunjukkan kategori baik dengan jumlah 39 (86.7%) dan kategori cukup berjumlah 6 (13.3%). Analisis efektivitas edukasi media video terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja didapatkan nila p value = 0,0001 (<0,05) Hal ini menunjukkan terdapat efektivitas edukasi media video terhadap peningkatan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Hasil penelitian ini berguna untuk peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja agar terhindar dari resiko triad kesehatan reproduksi antara lain pergaulan atau seks bebas, narkoba, kehamilan di luar nikah, aborsi, pernikahan usia dini, HIV/ AIDS.