ANALISIS PENGGUNAAN OBAT ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS X KOTA JAMBI
Kata Kunci:
Anemia, Ibu Hamil, Penggunaan Obat, PuskesmasAbstrak
Anemia merupakan kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau kadar hemoglobin dibawah batas normal. Anemia dalam kehamilan ditandai dengan kadar hemoglobin <11 g/dl. Kejadian anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko pada kehamilan, termasuk prematur, bayi berat lahir rendah, dan kematian ibu maupun bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien anemia pada ibu hamil dan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat anemia pada ibu hamil di Puskesmas X Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental yang bersifat deskriptif secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien anemia pada ibu hamil di Puskesmas X Kota Jambi Tahun 2023. Dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 diperoleh sebanyak 65 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 65 pasien, usia 26-35 tahun memiliki persentase paling tinggi menderita anemia sebanyak 58% dan paling rendah usia 36-45 tahun sebanyak 17%, dengan usia kehamilan trimester I sebanyak 28%, trimester II sebanyak 34% dan trimester III sebanyak 38%. Nilai Hb yang terbanyak 10-10,9 g/dl yaitu 57% dalam kategori anemia ringan. Berdasarkan hasil penggunaan obat anemia pada ibu hamil sudah 100% tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi. Kesimpulan bahwa tidak ditemukan pasien tersebut tidak tepat dalam penggunaan obat karena obat yang diberikan sudah sesuai dengan pedoman yang ada serta aman untuk ibu hamil.
Anemia is a condition where the number and size of red blood cells or hemoglobin levels are below normal limits. Anemia in pregnancy is characterized by hemoglobin levels <11 g/dl. The incidence of anemia in pregnant women is still a health problem in developing countries like Indonesia. This condition can increase risks in pregnancy, including prematurity, low birth weight babies, and maternal and infant death. This study aims to determine the characteristics of anemia patients in pregnant women and to determine the rationality of using anemia medication in pregnant women at Puskesmas X, Jambi City. This type of research is non-experimental and is descriptive in a retrospective manner using medical record data from anemia patients in pregnant women at Puskesmas The results of this study showed that of the 65 patients, those aged 26-35 years had the highest percentage suffering from anemia at 58% and the lowest at 36-45 years at 17%, with gestational age in the first trimester being 28%, in the second trimester being 34% and 34% in the second trimester. III as much as 38%. The highest Hb value is 10-10.9 g/dl, namely 57% in the mild anemia category. Based on the results of using anemia medication in pregnant women, it was 100% correct for the patient, the right indication, the right drug, the right dose and the right frequency. The conclusion that no such patient was found is inappropriate in using the drug because the drug given is in accordance with existing guidelines and is safe for pregnant women.