SCREENING FAKTOR RESIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS DENGAN RIWAYAT KELUARGA DI PUSKESMAS TIBAWA

Penulis

  • Sitty Suciarti Daud Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Andi Akifa Sudirman Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Nikmawati Puluhulawa Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Faktor Resiko, Riwayat Keluarga, Screening

Abstrak

DM cenderung diturunkan atau diwariskan dan tidak di tularkan. Faktor risiko diabetes melitus, dibedakan menjadi dua yaitu, faktor risiko yang tidak dapat diubah misalnya jenis kelamin, usia, faktor genetik atau riwayat keluarga, dan faktor risiko yang dapat diubah misalnya faktor tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT) dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Screening Faktor Resiko Kejadian Diabetes Melitus Dengan Riwayat Keluarga di Puskesmas Tibawa. Desain penelitian menggunakan case control (kelompok kasus dan kontrol). Populasi dalam penelitian ini terdiri adalah masyarakat 1560 Tahun yang melakukan screening faktor resiko DM di wilayah kerja Puskesmas Tibawa. Sampel dipilih melalui teknik accidental sampling dan didapatkan sejumlah 50 responden. Analisa data menggunakan uji chi square dan odd ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan faktor usia, jenis kelamin, tekanan darah, IMT dan aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan resiko kejadian DM dengan riwayat keluarga DM (p.value≤ 0.05). Kesimpulannya Tekanan darah peluang paling tinggi dalam meningkatkan resiko DM dengan (OR = 4.121)

DM tends to be inherited and not contagious. Risk factors for diabetes mellitus are divided into two: unmodifiable risk factors such as gender, age, genetic factors or family history, and modifiable risk factors such as blood pressure, body mass index (BMI), and physical activity. This study aims to determine the screening risk factors for diabetes mellitus with family history at Tibawa Community Health Center. The study design used a case-control group (case and control groups). The population in this study consisted of people aged 15-60 years and older who underwent diabetes risk factor screening in the Tibawa Community Health Center's work area. The sample was selected using an accidental sampling technique, resulting in 50 respondents. Data analysis used the chi-square test and odds ratio (OR) test. The results showed that age, gender, blood pressure, BMI, and physical activity were significantly associated with the risk of developing diabetes mellitus (p-value s 0.05) in individuals with a family history of diabetes. In conclusion, blood pressure was the most likely risk factor for diabetes mellitus (OR = 4.121)

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30