HUBUNGAN POLA MANAJEMEN WAKTU DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER VI STIKES MAHARANI

Penulis

  • Silvia Aisya Rahmadanti STIKes Maharani
  • Sismala Harningtyas STIKes Maharani

Kata Kunci:

Manajemen Waktu, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Keperawatan

Abstrak

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku penundaan dalam menyelesaikan tugas yang sering terjadi pada mahasiswa dan berpotensi menurunkan kualitas hasil belajar, di mana pola manajemen waktu diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa semester VI Program Studi Keperawatan STIKes Maharani Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross sectional, melibatkan 100 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pola manajemen waktu dan Procrastination Assessment Scale for Students (PASS) yang dikembangkan oleh Haloho, dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa memiliki pola manajemen waktu kurang optimal (82%) dan tingkat prokrastinasi akademik dominan pada kategori sedang (41%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai p < 0,05 (p = 0,031), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola waktu, maka semakin rendah kecenderungan mereka dalam melakukan prokrastinasi akademik, sehingga penguatan keterampilan manajemen waktu menjadi strategi penting dalam menekan perilaku penundaan tugas pada mahasiswa.

Academic procrastination is a common behavior among students characterized by delaying academic tasks and may negatively affect learning outcomes, where time management is considered a potential influencing factor. This study aimed to examine the relationship between time management patterns and academic procrastination among sixth-semester nursing students at STIKes Maharani Malang. The study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach, involving 100 respondents selected using total sampling. Data were collected using a time management questionnaire and the Procrastination Assessment Scale for Students (PASS) developed by Haloho, with data analyzed using the Chi-Square test at a significance level of p < 0.05. The results showed that most students had suboptimal time management patterns (82%), while academic procrastination was predominantly at a moderate level (41%). The Chi-Square test indicated a significance value of p < 0.05 (p = 0.031), suggesting a significant relationship between time management and academic procrastination. These findings indicate that better time management is associated with lower levels of academic procrastination, highlighting the importance of improving time management skills as an effective strategy to reduce procrastination behavior among students.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30