HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR SISWA KELAS 10 DI SMK FARMASI MAHARANI MALANG

Penulis

  • Emia Prasintya STIKes Maharani Malang

Kata Kunci:

Penggunaan Media Sosial, Kualitas Tidur, Remaja

Abstrak

Penggunaan media sosial yang semakin meningkat pada remaja berpotensi mempengaruhi kualitas tidur. Intensitas penggunaan yang tinggi terutama pada malam hari, dapat mengganggu pola tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Farmasi Maharani Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 76 siswa kelas 10, dengan sampel sebanyak 64 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penggunaan media sosial dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki intensitas penggunaan media sosial kategori tinggi 71,9% dan kualitas tidur buruk sebesar 57,8%. Analisis data menggunakan uji korelasi menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur dengan nilai koefisien korelasi r = 0,380 yang menunjukkan hubungan lemah. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penggunaan media sosial, cenderung diikuti dengan penurunan kualitas tidur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Remaja disarankan untuk mengontrol penggunaan media sosial khususnya pada malam hari, guna menjaga kualitas tidur yang baik.

The increasing use of social media among adolescents has the potential to affect sleep quality. High intensity of use especially at night, can disrupt sleep patterns. This study aims to determine the relationship between social media use and sleep quality among adolescents at SMK Farmasi Maharani Malang. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The population consisted of 76 tenth-grade students, with a sample of 64 respondents selected using purposive sampling technique. The instruments used were a social media usage questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The result showed that the majority of respondents had a high level of social media usage 71,9%  and poor sleep quality 57,8%. Data analysis using correlation test showed that there was a relationship between social media use and sleep quality with a correlation coefficient of r = 0,380 indicating a weak relationship. This indicates that higher social media use tends to be associated with decreased sleep quality. In conclusion, there is a relationship between social media use and sleep quality among adolescent, although the strength of the relationship is weak. Adolescent are encouraged to control their social media use especially at night, in order to maintain good sleep quality.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30