PROGRAM EDUKASI DENGAN TARGET IBU HAMIL DAN IBU BALITA SERTA REMAJA PEREMPUAN USIA PRODUKTIF (USIA 19-22 TAHUN) TERKAIT GIZI UNTUK MENCEGAH ANEMIA YANG BERAKIBAT STUNTING PADA BALITA
Kata Kunci:
Anemia, Cross Sectional Study, Stunting, SosialisasiAbstrak
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang balita sehingga menyebabkan balita yang terkena stunting tersebut mengalami pertumbuhan badan yang tidak normal dibandingkan balita lainnya. Pengabdian ini dilakukan guna menginvestigasi pengaruh faktor gizi, anemia dan lingkungan terhadap terjadinya stunting pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pengabdian berupa Cross Sectional Study. Pengambilan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner dan, pelaksanaan survei kepada para responden terkait yang meliputi: pihak puskesmas Umban Sari, Anggota Kader RW 03, RW 04 dan RW 18 serta Bidan Puskesmas Pembantu Sri Meranti. Hasil dari dilaksanakannya program pengabdian diperoleh: 1) Mengumpulkan dan melakukan pengolahan data jumlah balita dan ibu hamil yang beresiko terkena stunting di kecamatan Sri Meranti. 2) Meningkatkan kesadaran remaja perempuan usia 19-21 tahun yang tergolong ke dalam usia subur dan ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk mencegah terjadinya anemia dan stunting dengan cara dilaksanaknnya program sosialisasi dan program kelas ibu hamil. 3) Memberikan bekal pemahaman dan pembelajaran kepada pihak Puskesmas Umban Sari, Anggota Kader RW 03,04 dan 18, serta Bidan Puskesmas Pembantu Sri Meranti sebagai tokoh pengggerak dan penanggung jawab masalah kesehatan di lingkungan masyarakat mengenai tata cara pencegahan stunting dan anemia pada ibu hamil dan remaja perempuan berusia 19-21 tahun yang tergolong kedalam usia subur wanita yang dilakukan dengan cara melaksanakan survey kepada para responden terkait.