HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA DENGAN SIKAP MENGHADAPI SITUASI KECELAKAAN AKIBAT MESIN PADA SISWA JURUSAN TEKNIK DI SMK X KABUPATEN MALANG
Kata Kunci:
Pengetahuan Pertolongan Pertama, Sikap, Kecelakaan Akibat Mesin, Siswa SMKAbstrak
Siswa jurusan teknik di SMK memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan akibat mesin karena sering berinteraksi langsung dengan alat mekanis dan mesin praktik yang berpotensi menimbulkan cedera. Kurangnya pengetahuan pertolongan pertama dapat memengaruhi kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang pertolongan pertama dengan sikap menghadapi kecelakaan akibat mesin pada siswa jurusan teknik di SMK X Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 144 siswa kelas XII jurusan teknik dengan sampel 61 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup hingga baik serta sikap yang cukup positif dalam menghadapi kecelakaan akibat mesin. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap siswa. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pengetahuan yang baik dapat membentuk sikap positif dalam pemberian pertolongan pertama. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan menggunakan desain cross sectional sehingga belum dapat menggambarkan hubungan sebab akibat secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa. praktik.
Vocational high school students majoring in engineering have a high risk of experiencing machine-related accidents because they frequently interact directly with mechanical equipment and practice machines that may cause injuries. Lack of first aid knowledge can affect students’ preparedness in dealing with emergency situations. This study aimed to determine the relationship between the level of first aid knowledge and attitudes in facing machine-related accidents among engineering students at SMK X Kabupaten Malang. This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The population consisted of 144 twelfth-grade engineering students, with a sample of 61 respondents selected using proportional random sampling technique. Data were collected using knowledge and attitude questionnaires that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out through univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results showed that most respondents had a moderate to good level of knowledge and fairly positive attitudes toward handling machine-related accidents. The Chi-Square test showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant relationship between the level of knowledge and students’ attitudes. These findings are consistent with previous studies stating that good knowledge can shape positive attitudes in providing first aid. This study was limited to one school and used a cross-sectional design, so it could not fully explain causal relationships. Therefore, first aid education and training are needed to improve students’ preparedness in facing emergency situations.




