HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL YANG BELUM MEMILIKI PASANGAN

Penulis

  • Aliffasya Herman Universitas Kristen Satya Wacana
  • Maria Nugraheni Mardi Rahayu Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Dukungan Sosial Keluarga, Dukungan Sosial Teman, Quarter Life Crisis, Dewasa Awal, Melajang

Abstrak

Pada masa dewasa awal, individu akan menghadapi beberapa tugas perkembangan, salah satunya adalah memiliki pasangan hidup.  Individu dewasa awal yang belum memiliki pasangan rentan mengalami quarter life crisis sehingga dalam menjalaninya diperlukan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan quarter life crisis pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional yang melibatkan 220 dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Alat ukur yang digunakan adalah Perceived Social Support From Friends (PSS-Fr) (???? = 0,748) and From Family (PSS-Fa) (????= 0,755) untuk mengukur dukungan sosial dan The Developmental Crisis Questionnaire (DCQ-12) (???? = 0,747) untuk mengukur quarter life crisis. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan quarter life crisis (r=-0,236; p=0,000). Dapat diartikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial keluarga yang didapatkan maka semakin rendah tingkat quarter life crisis. Di sisi lain dalam penelitian ini, tidak ditemukan korelasi antara dukungan sosial teman dengan quarter life crisis pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Penelitian ini menemukan bahwa pada masa quarter life crisis individu dewasa awal memerlukan adanya dukungan sosial terutama dukungan sosial dari keluarga.

In early adulthood, individuals face several developmental tasks, one of which is establishing a romantic relationship. Single early adulthood are more vulnerable to experiencing a quarter life crisis, therefore, social support is needed to help them navigate this stage of life. This study aims to examine the relationship between social support and quarter life crisis among single early adulthood. A quantitative correlation approach was used with a sample of 220 participants. The Instruments employed were the Perceived Social Support From Friends (PSS-Fr) (????=0,748) and From Family (PSS-Fa) (????=0,755) to measure social support and the Developmental Crisis Questionnaire (DCQ-12) (????=0,747) to measure quarter life crisis. Data were analyzed using Spearman’s correlation test, as the data did not meet the normality assumption. The results showed that there was a significant negative correlation between family social support and quarter life crisis (r=-0,236, p=0,000). This indicated that the higher the level of family social support received by an individual, the lower their level of quarter life crisis. On the other hand, this study found no significant correlation between social support from friends and quarter life crisis among single early adulthood. This study found that during the quarter life crisis, early adulthood required social support, particularly from their family.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28