DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA KARYAWAN YANG BEKERJA PADA PERUSAHAAN X

Penulis

  • Melinda Yosephin Universitas Kristen Satya Wacana
  • Sutarto Wijono Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Dukungan Sosial, Psychological Well Being, Karyawan

Abstrak

Psychological well-being merupakan aspek penting bagi karyawan dalam menghadapi tuntutan kerja. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan psychological well-being adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan psychological well-being pada karyawan PT X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 191 karyawan PT X sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan skala dukungan sosial dan skala psychological well-being, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho dengan bantuan SPSS versi 24 karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being (r = 0,531; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima karyawan, maka semakin tinggi pula tingkat psychological well-being yang dimiliki.

Psychological well-being is an important aspect for employees in managing work demands. Social support is considered one factor that may enhance psychological well-being. This study aimed to examine the relationship between social support and psychological well-being among employees of PT X. A quantitative correlational design was employed with 191 employees as participants. Data were collected using a social support scale and a psychological well-being scale and analyzed using the Spearman rho correlation test with the assistance of SPSS version 24 due to non-normal data distribution. The results showed a positive and significant relationship between social support and psychological well-being (r = 0.531; p < 0.05). These findings indicate that higher social support is associated with higher psychological well-being among employees.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28