HUBUNGAN WORK-LIFE BALANCE DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA KARYAWAN RUMAH SAKIT AT-TIN BAWEN
Kata Kunci:
Work-Life Balance, Kinerja Karyawan, Karyawan Rumah SakitAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Work-life Balance dengan Kinerja Karyawan pada karyawan Rumah Sakit At-Tin Bawen. Work-life Balance merupakan kemampuan individu dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi secara proporsional, sedangkan Kinerja Karyawan merupakan hasil kerja yang dicapai individu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Rumah Sakit At-Tin Bawen yang berjumlah 135 orang dengan teknik satturation sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala Work-life Balance dari Fisher, Bulger, dan Smith (2009) serta skala Kinerja Karyawan menggunakan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) dari Koopmans (2014). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman’s Rank Correlation karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Work-life Balance dengan Kinerja Karyawan dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,01) dan koefisien korelasi sebesar 0,563, dengan arah hubungan positif. Artinya, semakin tinggi Work-life Balance yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi pula Kinerja Karyawan yang ditunjukkan. Sebaliknya, semakin rendah Work-life Balance, maka Kinerja Karyawan cenderung menurun. Penelitian ini menunjukkan bahwa Work-life Balance merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan peningkatan Kinerja Karyawan. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi karyawan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja secara optimal.




