TASAWUF SEBAGAI ETIKA PEMBEBASAN MEMOSISIKAN ISLAM SEBAGAI AGAMA MORALITAS
Kata Kunci:
Tasawuf, Etika Pembebasan, Moralitas Islam, Spiritualitas, Pembangunan KarakterAbstrak
Peradaban modern mengalami krisis moral serius dimana kemajuan teknologi berbanding terbalik dengan kualitas moralitas manusia. Pemahaman Islam kontemporer sering bersifat formalistik dan ritualistik, kurang menyentuh substansi etis-spiritual ajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis tasawuf sebagai etika pembebasan dan mengkaji perannya dalam memposisikan Islam sebagai agama moralitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi library research, menganalisis sumber primer dan sekunder tentang tasawuf, etika Islam, dan filsafat moral. Tasawuf berfungsi sebagai etika pembebasan melalui tiga proses utama: tazkiyah al-nafs (penyucian jiwa), zuhud (menjauh dari cinta dunia), dan ma'rifah (pengetahuan intuitif tentang Tuhan). Proses ini membentuk individu yang merdeka dari dominasi nafsu dan kecenderungan duniawi, memiliki kesadaran spiritual tinggi. Tasawuf memposisikan Islam sebagai agama moralitas melalui penekanan pada akhlak mulia, integrasi spiritualitas dengan tanggung jawab sosial, dan prinsip moderasi dalam beragama. Tasawuf menampilkan Islam sebagai agama universal, inklusif, dan humanis, menawarkan solusi atas krisis moral modern melalui praktik spiritual seimbang yang dibarengi akhlak terpuji dan pengabdian kepada sesama.




