REFORMASI EVALUASI PEMBELAJARAN: KAJIAN KOMPREHENSIF TERHADAP PERAN PENILAIAN TRADISIONAL, MODERN, SUMATIF, DAN FORMATIF

Penulis

  • Mila Vedira Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Zulfani Sesmiarni Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Kata Kunci:

Evaluasi Pembelajaran, Penilaian Tradisional, Penilaian Modern, Asesmen Formatif, Asesmen Sumatif, Reformasi Pendidikan

Abstrak

Reformasi evaluasi pembelajaran merupakan sebuah kebutuhan dalam konteks pendidikan modern yang terus mengalami perkembangan pesat baik dalam aspek kurikulum, metode pembelajaran, maupun teknologi pendidikan. Evaluasi yang sebelumnya dipahami secara sempit sebagai sekadar penilaian hasil belajar kini diperluas menjadi proses sistematis yang mencakup pengukuran, penilaian, dan pemberian umpan balik terhadap semua aspek pembelajaran. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif pergeseran paradigma dari evaluasi tradisional yang berfokus pada tes tertulis, hafalan, dan pencapaian nilai akhir menuju evaluasi modern yang menekankan penilaian autentik, portofolio, proyek, penilaian berbasis kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, penelitian ini membahas secara mendalam keberadaan asesmen formatif dan sumatif sebagai dua pendekatan penting dalam evaluasi pembelajaran yang memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda tetapi saling melengkapi. Evaluasi formatif dipahami sebagai instrumen yang dilaksanakan sepanjang proses pembelajaran dengan tujuan memberikan umpan balik berkelanjutan kepada peserta didik maupun pendidik. Sementara itu, asesmen sumatif digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi pencapaian akhir peserta didik setelah menyelesaikan satu unit atau fase pembelajaran. Melalui pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi evaluasi pembelajaran bukan hanya sebuah kebutuhan, tetapi sudah menjadi tuntutan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi antara evaluasi tradisional, modern, formatif, dan sumatif dapat menghasilkan sistem evaluasi yang lebih holistik, objektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Reformasi evaluasi pembelajaran pada akhirnya bertujuan untuk mengembangkan sistem penilaian yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga mendukung pertumbuhan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Learning evaluation reform is a necessity in the context of modern education, which continues to experience rapid developments in curriculum, learning methods, and educational technology. Previously narrowly understood as merely assessing learning outcomes, evaluation has now expanded into a systematic process encompassing measurement, assessment, and feedback on all aspects of learning. This research comprehensively examines the paradigm shift from traditional evaluation, which focused on written tests, memorization, and achieving final grades, to modern evaluation, which emphasizes authentic assessment, portfolios, projects, performance-based assessment, and the use of digital technology. Furthermore, this research examines in depth the existence of formative and summative assessments as two important approaches to learning evaluation, each with distinct but complementary characteristics and objectives. Formative evaluation is understood as an instrument implemented throughout the learning process with the aim of providing ongoing feedback to both students and educators. Meanwhile, summative assessment is used as a tool to evaluate students' final achievement after completing a unit or phase of learning. Through a literature review approach, this research demonstrates that the transformation of learning evaluation is not only a necessity but has become a requirement in efforts to improve the quality of education. Research findings confirm that integrating traditional, modern, formative, and summative evaluation can produce a more holistic, objective, and adaptive evaluation system. Learning evaluation reform ultimately aims to develop an assessment system that not only measures learning outcomes but also supports the overall development of student competencies.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30