PENILAIAN KARAKTER MELALUI LENSA APEKTIF DAN SPIRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • Meli Sartika UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Zulfani Sesmiarni UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Kata Kunci:

Penilaian Karakter Holistik, Integrasi Spritual dalam Pendidikan, Teknik Penilaian Apektif

Abstrak

Artikel ini membahas penilaian karakter melalui lensa apektif dan spiritualitas dalam konteks pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknik penilaian yang holistik, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan perkembangan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan campuran (mixed methods), yang menggabungkan data kuantitatif dari angket dengan wawancara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai spiritual dalam penilaian karakter tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa akan identitas keislaman mereka, tetapi juga memperkuat hubungan interpersonal dan disiplin diri. Data kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam nilai karakter siswa setelah penerapan teknik baru ini, sementara wawancara mendalam mengungkapkan pengalaman positif siswa terhadap perubahan ini.Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pembentukan kurikulum yang memperhatikan aspek apektif dan spiritual dalam pendidikan. Penilaian karakter yang komprehensif dapat membantu mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat. Dengan demikian, artikel ini menyarankan agar lembaga pendidikan menerapkan model penilaian ini untuk mengoptimalkan perkembangan siswa secara menyeluruh.

This article examines character assessment through an affective and spiritual lens in the context of Islamic education. The purpose of this study is to develop a holistic assessment technique that integrates Islamic values and student character development. The method used in this study is a mixed methods approach, combining quantitative data from questionnaires with qualitative interviews. The results indicate that the integration of spiritual values in character assessment not only increases students' awareness of their Islamic identity but also strengthens interpersonal relationships and self-discipline. Quantitative data demonstrates a significant increase in students' character scores after implementing this new technique, while in-depth interviews reveal students' positive experiences with this change. The implications of this study emphasize the importance of developing a curriculum that considers both affective and spiritual aspects of education. Comprehensive character assessment can help educate young people who are not only academically intelligent but also possess strong moral and spiritual values. Therefore, this article recommends that educational institutions implement this assessment model to optimize student development holistically.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30