IMPLEMENTASI METODE DISKUSI TEMAN SEBAYA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs NURUL IKHLAS SIDOARJO

Penulis

  • Solchan Ghozali Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Abdul Aziz Mansur Universitas Sunan Giri Surabaya

Kata Kunci:

Diskusi Teman Sebaya, Minat Belajar, Pembentukan Kepribadian

Abstrak

Penelitian ini meneliti proses dalam mengimplementasikan metode diskusi teman sebaya dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada pembelajaran fiqih di MTs Nurul Ikhlas Sidoarjo sebagai upaya untuk membentuk kepribadian peserta didik yang bermutu. Sekolah ini menitikberatkan pada proses diskusi teman sebaya Upaya meningkatkan rasa minat belajar Pelajaran maple fiqih. Penerapan ini tidak membentuk kelompok teman sebaya dalam bentuk diskusi maple fiqih, tetapi juga membangun karakter untuk memiliki rasa minat belajar dengan tujuan agar peserta didik dapat menjadi peserta didik yang bermutu dan berwawasan luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis proses pendidikan di MTs Nurul Ikhlas Sidoarjo dalam membentuk kepribadian peserta didik yg berkualitas. Fokus utama adalah menjadikan bagaimana penerapan metode diskusi teman sebaya untuk meningkatkan minat belajar sekolah diimplementasikan untuk membentuk kepribadian peserta didik, serta mengeksplorasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, di mana penulis melakukan penelitian berdasarkan peristiwa yang terjadi dan terlibat langsung dalam proses internalisasi pembelajaran sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini didukung oleh lingkungan sekolah dan pesantren yang disiplin dan religius, kurikulum yang integratif, serta peran aktif pengasuh dan dewan guru sebagai teladan dan pembimbing. Meskipun demikian, tantangan seperti perbedaan latar belakang dan motivasi peserta didik, serta keterbatasan fasilitas di sekolah, masih menjadi hambatan yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dan penerapan diskusi dalam sekolah. Kolaborasi erat antara sekolah, pesantren, orang tua, dan masyarakat dianggap krusial dalam mendukung proses ini. Peserta didik yang telah mengalami pendidikan di Mts Nurul Ikhlas menyatakan pengalaman mereka sebagai sangat berharga, yang telah meningkatkan kualitas pribadi dan kesiapan mereka dalam berdiskusi teman sebaya yang membentuk rasa minat belajar sebagai bekal hidup bermasyarakat untuk terampil dan berani berargumen.

This research examines the process of implementing the peer discussion method in increasing students' interest in learning fiqh at MTs Nurul Ikhlas Sidoarjo as an effort to form high-quality students' personalities. This school focuses on the peer discussion process. Efforts to increase interest in learning Maple fiqh lessons. This application does not form peer groups in the form of maple fiqh discussions, but also builds character to have a sense of interest in learning with the aim that students can become quality students. and broad-minded. This research aims to identify and analyze the educational process at MTs Nurul Ikhlas Sidoarjo in forming quality student personalities. The main focus is on how the application of the peer discussion method to increase interest in school learning is implemented to shape students' personalities, as well as exploring the supporting and inhibiting factors in this process. This research uses a qualitative phenomenological method, where the author conducted research based on events that occurred and was directly involved in the process of internalizing school learning. The research results show that this process is supported by a disciplined and religious school and Islamic boarding school environment, an integrative curriculum, as well as the active role of caregivers and teacher councils as role models and mentors. However, challenges such as differences in student backgrounds and motivations, as well as limited facilities in schools, are still obstacles that need to be overcome to increase the effectiveness of the learning process and implementation of discussions in schools. Close collaboration between schools, Islamic boarding schools, parents and the community is considered crucial in supporting this process. Students who have experienced education at Mts Nurul Ikhlas state that their experience is very valuable, which has improved their personal quality and readiness in discussing with peers which has formed a sense of interest in learning as a provision for life in society to be skilled and brave in arguing.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30