ANALISIS PERKEMBANGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN TANTANGAN DALAM DAKWAH ISLAM
Kata Kunci:
AI Perkembangan, Tantangan, Dakwah IslamAbstrak
Perkembangan Dakwah Islam dalam era digital menjadikan sebuah kemudahan bagi para pelaku dakwah, teknologi AI sebagai sarana yang menguntungkan bagi kedua belah pihak antara da’i dan mad’u, namun pada dasarnya AI adalah sebuah tekhnologi mesin yang memfasilitasi kebutuhan informasi bagi para pengguna, yang kemampuannya tidak tidak bisa mengalahkan otan manusia, maka dalam keterbatasannya meskipun AI memberikan peluang dan dan kemudahan, tetap menuntut para pengguna AI harus cerdas dalam menginterpretasi informasi yang diserap melalui teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perkembangan AI dan tantangannya dalam dakwah Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan study pustaka, peneliti membaca, menelaah sejumlah informasi melalui buku-buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan masalah penelitian, untuk selanjutnya dianalisis dengan data kualitatif, mendeskripsikan, menggambarkan, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa AI memberikan manfaat seluas-luasnya bagi pelaku dakwah dalam penyebaran informasi keIslaman, dengan kesempatan dan peluang tanpa batas. Selanjutnya tantangan penggunaan AI bahwa, AI adalah sebuah teknologi yang menjadi sarana, untuk itu setiap penyajian informasi agama yang disampaikan belum sesuai dengan syariat ajaran agama Islam sesuai petunjuk Alquran dan hadis, untuk itu para pengguna AI diharapkan cerdas menelaah, menginterpretasi terhadap hasil informasi melalui AI, agar tidak tersesat dalam mengaplikasikan ajaran agama Islam.
The development of Islamic da'wah in the digital era has made it easier for da'wah practitioners. AI technology is a beneficial tool for both da'i and mad'u (the preacher). However, AI is essentially a machine technology that facilitates the information needs of users. Its capabilities cannot surpass those of humans. Therefore, despite its limitations, although AI offers opportunities and conveniences, it still requires AI users to be intelligent in interpreting the information absorbed through this technology. This study aims to analyze the development of AI and its challenges in Islamic da'wah. The method used in this study is a qualitative approach with a literature review. The researcher read and reviewed a number of sources of information from books, articles, and scientific journals related to the research problem. The data were then analyzed qualitatively, describing, depicting, and drawing conclusions. The results of this study indicate that AI provides the broadest possible benefits for da'wah practitioners in disseminating Islamic information, with limitless opportunities and possibilities. Furthermore, the challenge of using AI is that AI is a technology that serves as a tool. Therefore, every presentation of religious information delivered does not comply with Islamic teachings as instructed by the Quran and Hadith. Therefore, AI users are expected to intelligently examine and interpret the information obtained through AI, so as not to go astray in applying Islamic teachings.




