ANALISIS POTENSI ALIANSI IRAN-RUSIA TERHADAP STABILITAS KEAMANAN TIMUR TENGAH TAHUN 2026

Penulis

  • Ahmad Dhani Kurniawan Universitas Al-Ghifari
  • Rasel Mochamad Efendi Universitas Al-Ghifari
  • Ananda Fikri Ali Universitas Al-Ghifari
  • Septianis Afifah Universitas Al-Ghifari

Kata Kunci:

Iran-Rusia, Aliansi, Stabilitas Keamanan, Timur Tengah, 2026

Abstrak

Kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah dengan dinamika keamanan paling kompleks di dunia akibat konflik geopolitik yang berkepanjangan, rivalitas kekuatan regional, serta keterlibatan aktor eksternal dalam berbagai konflik kawasan. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Iran dan Rusia menunjukkan perkembangan yang semakin erat, terutama dalam bidang militer, energi, dan koordinasi diplomatik internasional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana potensi aliansi strategis kedua negara dapat mempengaruhi stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong penguatan hubungan Iran dan Rusia serta implikasinya terhadap stabilitas keamanan Timur Tengah pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang memanfaatkan data sekunder dari buku akademik, jurnal ilmiah, laporan lembaga internasional, serta publikasi media yang relevan dengan dinamika geopolitik kawasan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan perspektif Neorealisme serta konsep balance of power dan balance of threat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan hubungan Iran dan Rusia dipengaruhi oleh kesamaan kepentingan strategis serta persepsi ancaman terhadap tekanan politik dan ekonomi dari negara-negara Barat. Aliansi strategis tersebut berpotensi menciptakan keseimbangan kekuatan baru di kawasan, namun juga dapat memicu peningkatan rivalitas geopolitik serta dinamika security dilemma di Timur Tengah.

The Middle East region is one of the areas with the most complex security dynamics in the world due to prolonged geopolitical conflicts, regional power rivalries, and the involvement of external actors in various regional conflicts. In recent years, relations between Iran and Russia have become increasingly closer, particularly in the fields of military cooperation, energy, and international diplomatic coordination. This development raises questions about how a potential strategic alliance between the two countries may affect the security stability of the Middle East. This study aims to analyze the factors that drive the strengthening of Iran–Russia relations and their implications for Middle Eastern security stability in 2026. The research employs a qualitative method using a literature study approach, utilizing secondary data from academic books, scientific journals, reports from international institutions, and media publications relevant to the region’s geopolitical dynamics. The analysis is conducted using a descriptive-analytical method based on the perspective of Neorealism and the concepts of balance of power and balance of threat. The findings indicate that the strengthening of Iran–Russia relations is influenced by shared strategic interests and a common perception of threats arising from political and economic pressures from Western countries. This strategic alliance has the potential to create a new balance of power in the region, but it may also trigger increased geopolitical rivalry and the dynamics of a security dilemma in the Middle East.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31