SOSIALISASI HIDUP BERSIH MELALUI PEMBUATAN TEMPAT CUCI TANGAN
Kata Kunci:
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Cuci Tangan, Sosialisasi, Tempat Cuci Tangan (TCT)Abstrak
Ketersediaan fasilitas cuci tangan yang memadai merupakan komponen krusial dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), namun sering terabaikan. Pengamatan di SMPK St. Yoseph Naikoten menunjukkan kurangnya fasilitas cuci tangan di area sekolah, padahal sangat dibutuhkan untuk mendukung kebiasaan hidup bersih, terutama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berlangsung. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa FKIP Universitas Widya Mandira Kupang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sekaligus menyediakan infrastruktur pendukung yang layak. Metode kegiatan menggabungkan dua pilar utama: (1) Sosialisasi dan edukasi melalui penyuluhan kepada siswa mengenai konsep, fungsi, dan enam langkah cuci tangan yang benar ; dan (2) Implementasi fisik berupa pembuatan dan penempatan tempat cuci tangan di lokasi strategis (depan kelas 7, 8, dan 9). Kegiatan yang dilaksanakan pada Oktober-November 2025 ini menunjukkan hasil yang positif. Evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan mengenai materi yang disampaikan. Program ini berhasil menyediakan fasilitas cuci tangan yang mudah diakses, sehingga menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan praktik PHBS di lingkungan sekolah.




