Membina Persatuan dan Integrasi Nasional dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial
(Studi Kasus: Desa Saotengnga Kecamatan Sinjai Tengah)
Kata Kunci:
Integrasi Nasional, Ketimpangan Sosial, Desa SaotengngaAbstrak
Integrasi Nasional merupakan upaya krusial dalam membangun negara yang bersatu, kuat dan harmonis, meskipun terdapat keberagaman dalam masyarakatnya. Di Indonesia, tantangan integrasi nasional tidak lepas dari banyak faktor penghambat, misalnya kurangnya toleransi, kesenjangan ekonomi, pendidikan dan infrastruktur, serta kurangnya kesadaran diri di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan data sekunder untuk menganalisis kesenjangan sosial di Desa Saotengnga sebagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial sering terjadi di desa ini, disebabkan oleh kesenjangan ekonomi, pendidikan dan infrastruktur. Ketimpangan sosial ini memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap integrasi nasional, mengancam stabilitas dan keharmonisan masyarakat. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti peningkatan kualitas pendidikan, strategi mobilitas wilayah, penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan perlu dilakukan untuk mengurangi kesenjangan sosial.