KELAYAKAN FACIAL WASH DARI EKSTRAK SEREH WANGI (Cymbopongon nardus L. ) UNTUK PERAWATAN KULIT WAJAH BERJERAWAT

Penulis

  • Shallu Rahma Savitri Universitas Negeri Padang
  • Siska Miga Dewi Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Facial Wash, Sereh Wangi, Ekstrak, Jerawat

Abstrak

Permasalahan kulit yang sangat menggangu penampilan setiap orang ialah masalah jerawat. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah jerawat pada wajah yaitu dengan menggunakan produk kosmetik khusus jerawat. Facial wash merupakan sabun pembersih wajah yang ringan dan lembut dan merupakan altenatif anti jerawat yang praktis penggunaanya. Salah satu bahan alami yang bisa digunakan untuk facial wash adalah tumbuhan sereh wangi (cymbopongon nardus L). Sereh wangi dimanafaatkan sebagi antibakteri dan memiliki antioksidan seperti flavonoid dan vitamin C. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui a). proses pembuatan facial wash dari ekstrak sereh wangi untuk perawatan kulit wajah berjerawat, b) untuk mengetahui kelayakan facial wash dari ekstrak sereh wangi dilihat dari uji laboratorium (flavonoid, vitamin C, uji pH, dan uji tinggi busa), c) untuk mengetahui kelayakan facial wash dari ekstrak sereh wangi dilihat dari uji organoleptik (tekstur, aroma, dan warna) , d) untuk mengetahui kelayakan facial wash dari ekstrak sereh wangi dilihat dari uji hedonik (kesukaan panelis). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan eksperimen, variabel penelitian ini adalah variabel bebas (x) yaitu facial wash dan variabel terikat (Y) meliputi uji laboratorium (flavonoid, vitamin C, pH, dan tinggi busa), uji organoleptik (tekstur, aroma dan warna), dan uji hedonik (kesukaan panelis). Jenis data yang digunakan data primer dan sumber data observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, dokumentasi, dan metode kuesioner. Teknik analisis data digunakan yaitu uji kandungan, uji pH, uji tinggi busa, uji organoleptik, dan uji hedonic membutuhkan 15 orang panelis yaitu 3 orang panelis dosen, 2 orang panelis industri kecantikan, dan 10 orang mahasiswa Tata Rias dan Kecantikan dengan metode persentase. Hasil penelitian dari keseluruhan 3 sediaan facial wash dilihat dari uji laboratorium skrinning fitokimia pada kandungan flavonoid memiliki hasil negatif pada F1 dan positif pada F2,F3. Pada kandungan vitamin C memiliki hasil positif pada F1,F2,F3. Hasil uji pH pada sediaan F1=2,5 F2=3,5 dan F3=4. Hasil tinggi busa pada sediaan F1=0,6cm, F2=1,4cm, dan F3=1,7cm. Pada keseluruhan hasil dari sediaan dilihat dari uji laboratorium dan uji organoleptik F1 yang terbaik, namun dilihat dari uji hedonik F2 yang disukai oleh panelis. Saran dari peneliti untuk penelitian selanjutnya adalah agar dapat menambahkan bahan yang bisa menstabilkan pH.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-01