PENGABDIAN MASYARAKAT : PENGOLAHAN HASIL LAUT IKAN TONGKOL SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN BERKUALITAS TINGGI UNTUK PENINGKATAN GIZI DAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA (IRT) KELURAHAN KAMPUNG 4 KOTA TARAKAN

Penulis

  • Nurul Hidayat Universitas Borneo Tarakan
  • Dori Rachmawani Universitas Borneo Tarakan
  • Winda Tri Wahyuni Universitas Borneo Tarakan
  • Lisna Isaria Universitas Borneo Tarakan
  • Yusri Liddang Universitas Borneo Tarakan
  • Syawalia Fitri Universitas Borneo Tarakan
  • Iboy. Ys Universitas Borneo Tarakan
  • Acang Hendri Universitas Borneo Tarakan
  • Sela Universitas Borneo Tarakan

Kata Kunci:

pengabdian masyarakat, meningkatkan gizi, peningkatan pendapatan IRT

Abstrak

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat khususnya di kelurahan kampung 4 bahwa dengan pengolahan ikan tongkol sebagai pangan berkualitas tinggi mampu mengatasi permasalahan dalam meningkatkan gizi yang berlaku di masyarakat serta dengan pengolahan ikan tongkol juga mampu meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga sebagai salah satu sumber penghasilan. Metode yang di gunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode observasi yang turun secara langsung kelapangan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini berdampak positif di mana peningkatan pengetahuan mengenai manfaat ikan tongkol sebagai salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan kurangnya gizi di kalangan masyarakat,  ikan tongkol memiliki banyak manfaat salah satunya kaya akan protein, agar gizi seimbang disarankan seminggu hanya mengonsumsi 2 atau 3 kali maka protein yang di butuh kan oleh tubuh akan terpenuhi sehingga kondisi badan dalam keadaan sehat. Pengabdian masyarakat ini juga meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga di mana dalam kegiatan terdapat pelatihan dalam pengolahan ikan tongkol menjadi produk yang mampu di jual agar mampu menjadi salah satu sumber pendapatan ibu rumah tangga, produk yang di tampilkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ikan tongkol balado.

The purpose of this community service is to inform the community, especially in Kampung 4 Village, that by processing mackerel as a high-quality food, it can address the issue of improving nutrition in the community. Additionally, the processing of mackerel can also increase the income of housewives as a source of livelihood. The method used in this community service is direct observation in the field. The results of this community service have had a positive impact, as there has been an increase in knowledge about the benefits of mackerel as a solution to the problem of malnutrition in the community. Mackerel is rich in protein, and it is recommended to consume it 2 or 3 times a week to meet the body’s protein needs and maintain good health. This community service has also enhanced the skills of housewives through training in processing mackerel into products that can be sold, such as the showcased product, mackerel balado.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-04