BRICKPOS: UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT MENGENAI SAMPAH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK DAN KOMPOS
Kata Kunci:
Ecobrick, Kompos, Pelatihan, Pembakaran Sampah, PenyuluhanAbstrak
Pembakaran sampah merupakan salah satu pola pengelolaan sampah yang banyak ditemukan di Desa Bunglai. Asap dari pembakaran sampah akan berdampak buruk pada lingkungan maupun kesehatan. Bedasarkan hasil diagnosa komunitas pada 50 sampel keluarga (98%) di RT 3 Desa Bunglai, ini menunjukkan pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai sampah masih kurang (59,1%) serta belum adanya sarana dan prasarana pengangkutan sampah ke TPS/TPA terdekat. Salah satu bentuk penanganan masalah ini yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat agar perilaku mengelola sampah yang baik dapat terbentuk. Kelompok 20 PBL PSKM FK ULM melakukan penyuluhan dan pelatihan yang diberi nama program BRICKPOS. Kegiatan ini dilakukan kepada 29 siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Ijtihad di RT 3 Desa Bunglai dengan media poster dan pelatihan pembuatan ecobrick dan kompos. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada 28 siswa (96,55%) dan peningkatan sikap pada 19 siswa (65,52%). Sebanyak 29 siswa (100%) menerapkan dan memanfaatkan ecobrick dalam mengelola sampah sampah non-organik dan sebanyak 13 siswa (44,83%) yang menerapkan dan memanfaatkan kompos dalam mengelola sampah organik serta sebanyak 6 siswa (20,69%) mengaku keluarganya tidak lagi melakukan pembakaran sampah.
Burning waste is one of the waste management patterns that is often found in Bunglai Village. Smoke from burning waste will have a negative impact on the environment and health. Based on the results of community diagnostics on 50 sample families (98%) in RT 3 Bunglai Village, it shows that manage waste is still lacking (59.1%) and there are no facilities for transporting waste to the nearest TPS/TPA. One from of handling this problem is by increasing community knowledge and attitudes so that good waste management behaviour can be formed. Group 20 PBL PSKM FK ULM coundcted education and training called BRICKPOS program. This activity was carried out for 29 students of Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Ijtihad in Bunglai Village with posters and training for making ecobrick and compost. The pre-test and post-test result showed that there was an increase in knowledge in 28 students (96.55%) and an increase in attitudes in 19 students (65.52%). As many as 29 students (100%) applied and utilized ecobrick in managing non-organic waste and as many as 13 students (44.83%) applied and utilized compost in managing organic waste and as many as 6 students (20.69%) adminitted that their families no longer carry out waste burning.




