IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI GROWTH MINDSET (STUDI KASUS DI SD IT MADANI)

Penulis

  • Githo Universitas Islam Nusantara
  • Lintang Markhamah Watianur Azizah Universitas Islam Nusantara
  • Suhariyanto Universitas Islam Nusantara
  • Hikmatul Haniah Universitas Islam Nusantara
  • Nurkolis Majid Universitas Islam Nusantara
  • Bambang Priyowahono Universitas Islam Nusantara
  • R Supyan Sauri Universitas Islam Nusantara
  • Helmawati Universitas Islam Nusantara
  • Hanafiah Universitas Islam Nusantara

Kata Kunci:

Supervisi Akademik, Deep Learning, Kompetensi Guru, Growth Mindset, Studi Kasus

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pembelajaran deep learning di SD Islam Terpadu Madani Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, namun belum sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kompetensi guru secara substantif. Pada tahap perencanaan dan evaluasi, supervisi masih didominasi oleh pendekatan administratif dan belum mengintegrasikan indikator pembelajaran deep learning serta penguatan growth mindset guru. Pengorganisasian supervisi melalui pendelegasian kewenangan telah berjalan secara struktural, tetapi belum diiringi dengan penguatan kapasitas supervisor sebagai pembina profesional guru. Pelaksanaan supervisi masih dipersepsikan sebagai evaluasi kinerja, sehingga belum mampu mendorong refleksi pedagogik dan perubahan praktik pembelajaran secara berkelanjutan. Kendala utama meliputi dominannya paradigma supervisi administratif, keterbatasan pemahaman tentang pembelajaran deep learning dan growth mindset, serta keterbatasan waktu guru untuk refleksi pembelajaran. Oleh karena itu, solusi strategis yang diperlukan adalah reorientasi supervisi akademik menuju pembinaan profesional yang kolaboratif dan reflektif, penguatan kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah, serta integrasi hasil pelatihan guru ke dalam agenda supervisi akademik untuk menjamin keberlanjutan pembelajaran deep learning dan peningkatan kompetensi guru.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30