MANAJEMEN PEMBELAJARAN MENDALAM SEBAGAI UPAYA PENGUATAN GROWT MINDSET (STUDI KASUS DI TULANG BAWANG BARAT)
Kata Kunci:
Manajemen Pembelajaran, Growth Mindset, Pembelajaran Mendalam, Sekolah DasarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran growth mindset sebagai upaya mewujudkan pembelajaran mendalam di sekolah dasar, dengan studi kasus di SD IT Madani Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran dan laporan hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran growth mindset di SD IT Madani telah mulai diterapkan dalam praktik pembelajaran, terutama melalui inisiatif individual guru dalam memberikan motivasi, penguatan usaha belajar, dan penciptaan suasana kelas yang suportif. Namun, penerapan tersebut belum terkelola secara sistematis dan terintegrasi pada level sekolah. Growth mindset dan pembelajaran mendalam belum dirumuskan secara eksplisit dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, sehingga implementasinya masih bersifat parsial. Pembelajaran masih cenderung berorientasi pada penyelesaian materi dan pencapaian hasil kognitif, sementara fungsi reflektif evaluasi pembelajaran belum dimanfaatkan secara optimal. Variasi pemahaman dan kompetensi pedagogik guru juga memengaruhi kualitas penerapan growth mindset dan pembelajaran mendalam di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan manajemen pembelajaran berbasis growth mindset perlu dilakukan secara komprehensif melalui kebijakan sekolah, kepemimpinan pembelajaran, serta pengembangan profesional guru yang berkelanjutan agar pembelajaran mendalam dapat terwujud secara konsisten di sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretik dan praktis dalam pengembangan manajemen pembelajaran yang berorientasi pada penguatan proses belajar dan pengembangan pola pikir peserta didik sejak pendidikan dasar.




