ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA UNIMED TERHADAP BLACK CAMPAIGN PEMILU 2024 PADA APLIKASI TIKTOK

Penulis

  • Parlaungan Gabriel Siahaan Universitas Negeri Medan
  • Novridah Reanti Purba Universitas Negeri Medan
  • Hardiansjah Sugiana Universitas Negeri Medan
  • Fatihah Assinaayah Universitas Negeri Medan
  • Ghefira Zairah Shofa Universitas Negeri Medan
  • Aptylia Naomi Rentauli Tampubolon Universitas Negeri Medan
  • Clarasati Anggraini Br Sihombing Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Kampanye, Pemilu, Mahasiswa, kampanye hitam, Black Campaing, Kampanye sosial media, Tiktok

Abstrak

Kampanye pada pemilu di indonesia memiliki banyak sekali jenis, baik legal maupun ilegal. Kegiatan kampanye ilegal yang merupakan kegiatan yang tidak di benarkan pun sebenarnya dapat kita lihat dengan jelas pada kegiatan pemilu. Bukan hanya pada aksi nyata di lapagan kegiatan kampanye hitam (black Campaign) ini juga dapat ditemui pada aplikasi tiktok yang sebagaian besar penggunanya adalah anak muda (generasi Z). Maka tujuan dari penelitian ini adalah, menganalisis kepahaman mahasiswa sebagai anak muda mengenai kampanye hitam (black campaign). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dokumentasi dengan sampel responden 35 mahasiswa UNIMED dari 7 fakultas yang tersedia di UNIMED. Pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan beserta pemaparan video menganai black campaign serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebahagaian besar mahasiswa mengetahui kampanye hitam (black campaign) dan lebih dari setengah responden menemui kampanye hitam tersebut (black campaign) pada sosial media yaitu aplikasi tiktok.

Campaigns in Indonesian elections have many types, both legal and illegal. Illegal campaign activities which are activities that are not permitted can actually be seen clearly in election activities. Not only in real action in the field, this black campaign activity can also be found in the TikTok application, where most of the users are young people (generation Z). So the purpose of this study is to analyze the understanding of students as young people about black campaigns. This research uses qualitative methods and documentation with a sample of 35 UNIMED student respondents from 7 faculties available at UNIMED. Data collection uses a questionnaire that is distributed along with video exposure about black campaigns and documentation. The results showed that most students knew the black campaign and more than half of the respondents met the black campaign on social media, namely the tiktok application.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-11