DESCRIPTIVE STUDY ON TIKTOK’S ROLE IN MANAGING STRESS AMONG UNIVERSITY STUDENTS AT STKIP MUHAMMADIYAH, SOUTHWEST ACEH
Kata Kunci:
Tiktok, Stress, Mahasiswa, Kesehatan MentalAbstrak
Penelitian ini menyajikan kajian deskriptif kualitatif mengenai peran TikTok dalam membentuk pengalaman stres mahasiswa di STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya. Sepuluh mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang aktif menggunakan TikTok setiap hari diwawancarai untuk menggali keterkaitan antara fitur platform dan kondisi psikologis mereka. Analisis tematik menghasilkan dua tema utama, yaitu pengalaman stres yang berkaitan dengan penggunaan TikTok dan persepsi stres yang terkait dengan fitur-fitur platform, yang terbagi ke dalam sembilan sub-tema dengan total 558 referensi kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan ganda: di satu sisi memberikan hiburan, informasi, dan pelepasan emosi, namun di sisi lain personalisasi algoritma, mekanisme perbandingan sosial, dan desain yang bersifat adiktif dapat memperparah kecemasan, mengganggu rutinitas akademik, serta mendistorsi persepsi waktu. Partisipan juga menggambarkan berbagai upaya regulasi diri, seperti membatasi waktu pemakaian dan menonaktifkan akun sementara, di samping pengaruh menenangkan dari konten bernuansa budaya Aceh dan keislaman. Temuan ini menegaskan bahwa dampak TikTok terhadap stres mahasiswa tidak bersifat mutlak baik maupun buruk, melainkan dibentuk oleh motivasi individu, jenis konten yang diakses, dan konteks budaya, sehingga pendekatan literasi digital dari institusi pendidikan dinilai lebih tepat dibandingkan kebijakan yang bersifat membatasi secara ketat.This study offers a qualitative descriptive account of how TikTok shapes the stress experiences of university students at STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya. Ten English Education students, all daily TikTok users, were interviewed to explore the interplay between platform features and psychological well-being. Thematic analysis identified two overarching themes stress experience in relation to TikTok use, and stress perception tied to platform features spanning nine sub-themes and 558 coded references. Findings reveal that TikTok operates as a double-edged tool: it offers entertainment, information, and emotional relief, yet its algorithmic personalization, social comparison mechanisms, and addictive design can intensify anxiety, disrupt academic routines, and distort time perception. Participants also described self-regulation efforts such as usage limits and temporary deactivation, alongside the calming influence of locally rooted Islamic and Acehnese cultural content. These results underscore that TikTok's impact on student stress is neither uniformly harmful nor beneficial but is shaped by individual motivation, content exposure, and cultural context, pointing to the need for institutional digital-literacy guidance rather than restrictive policy




