PENGARUH BUDAYA TERHADAP KARYA-KARYA SASTRAWAN INDONESIA

Penulis

  • Friska Jayanti Sihombing Universitas Hkbp Nomensen Medan
  • Beslina A. Siagian Universitas Hkbp Nomensen Medan

Kata Kunci:

Budaya, Sastrawan Indonesia

Abstrak

Latar belakang budaya seorang sastrawan Indonesia sering memengaruhi gaya penulisan mereka misalnya, penggunaan bahasa daerah dan ungkapan lokal dalam karya sastra adalah cara untuk mempertahankan budaya. Dalam "Laskar Pelangi", Andrea Hirata menggunakan budaya dan dialek Belitung untuk memberikan nuansa unik pada narasinya, memberi pembaca kesempatan untuk merasakan kehidupan masyarakat setempat. Banyak penulis Indonesia telah mengangkat tema yang berkaitan dengan tradisi dan kebiasaan masyarakat. Tema-tema seperti praktik pernikahan dan konflik antara cinta dan tanggung jawab sosial diangkat dalam novel Hamka "Tenggelamnya Van Der Wijck". Karya ini tidak hanya menceritakan kisah cinta, tetapi juga tentang bagaimana budaya lokal mempengaruhi pilihan dan tindakan karakter.Penelitian ini berfokus pada analisis sistem yang mendalam.Akibatnya, pendekatan ini dapat menghasilkan kajian fenomena yang lebih menyeluruh. Mengumpulkan sejumlah besar data adalah tujuan dari penelitian kualitatif. Detail yang dikumpulkan menentukan kualitas penelitian. Penelitian kualitatif berbeda dengan penelitian kuantitatif, yang berfokus pada kuantitas data.Secara umum, latar belakang budaya penulis sangat memengaruhi gaya penulisan seorang sastrawan. Ini berlaku untuk semua aspek karya sastra, mulai dari pemilihan tema hingga teknik naratif. Setelah memahami pengaruh budaya ini, pembaca akan lebih menghargai kedalaman dan kompleksitas karya sastra. Budaya memengaruhi sastra dalam banyak hal, termasuk gaya dan tema serta representasi prinsip sosial. Sastra tidak hanya mencerminkan budaya tetapi juga bertindak sebagai alat untuk mempertahankan dan melestarikan warisan budaya.Oleh karena itu, untuk menghargai kedalaman dan kompleksitas karya sastra yang ada, sangat penting untuk memahami pengaruh budaya terhadap karya sastra. Ini karena sastra adalah salah satu cara paling kuat untuk mengekspresikan budaya. Karena keragaman suku, bahasa, dan tradisi yang luar biasa di Indonesia, karya sastra mencerminkan dinamika budaya yang ada.Peneliti mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan anugerah-Nya yang memungkinkan penelitian ini dilakukan. Peneliti juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam penelitian ini dan semua orang yang mendukung prosesnya.

Unduhan

Diterbitkan

2024-10-31