RITUAL MARBABI ABBAT RITUAL , FUNGSI MARBABI ABBAT DAN PROSES PELAKSANNAN , SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KOREOGRAFI PADAO MARA
Kata Kunci:
ritual marbabi abbat, batak toba, kareografi padao maraAbstrak
Tujuan dari penelitian ini berakar pada tradisi ritual Marbabi abbat yang berkembang di wilayah suku Batak Toba khususnya di Kabupaten Samosir. Ritual ini berfungsi sebagai pengusiran roh-roh jahat, sebagai penyebab datangnya malapetaka secara gaib bagi masyarakat berupa penyakit yang muncul tiba-tiba, penyakit ini juga dapat di golongkang sebagai santet yang sampai menelan korban jiwa. Pada penelitian ini, penulis menggunakan teori dari Jecquline Smith sebagai rangsang Idesional yaitu ritual Marbabi Abbat dan bagian Tabar-tabar sebagai ransang Kinestetik sebagai pendukung dalam karya. Metode penciptaan Alma M. Hawkins, dimana dalam proses penciptaan penulis melakukan tiga tahap kreatif yaitu eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dimana data didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi lalu data tersebut dianalisis dan dideskripsikan hingga menghasilkan sebuah tari garapan baru. Berdasarkan hasil proses penciptaan dengan menggunakan tiga tahap tersebut meransang penulis memunculkan ide dan kreatifitas dalam bentuk tari kelompok dengan jenis tari. Sehingga karya tersebut terbentuk dengan adanya pengembangan dari bentuk gerak Batak Toba maka tercipta sebuah koreografi tari garapan baru dengan judul Padao Mara.