HUBUNGAN STRATEGI COPING DENGAN PSYCHOLOGICAL DISTRESS PADA ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Penulis

  • Setianing Rodiyah UIN Suska Riau
  • Yulita Kurniawaty Asra UIN Suska Riau
  • Masyhuri UIN Suska Riau

Kata Kunci:

Strategi Coping, Psychological Distress, Orang Tua, Anak Berkebutuhan Khusus

Abstrak

Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadapi tantangan pengasuhan yang kompleks sehingga rentan mengalami psychological distress (tekanan psikologis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara strategi coping dengan psychological distress pada orang tua anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 71 orang tua ABK sebagai sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Brief COPE (Carver, 1997) untuk mengukur strategi coping dan Kessler Psychological Distress Scale (K-10) (Kessler et al., 2002) untuk mengukur psychological distress. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara strategi coping dengan psychological distress (r = -0,321; p = 0,006). Hal ini berarti bahwa semakin adaptif strategi coping yang digunakan orang tua, maka semakin rendah tingkat psychological distress yang dialami. Strategi coping memberikan sumbangan efektif sebesar 10,3% terhadap psychological distress, sedangkan sisanya sebesar 89,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan kategorisasi data, sebagian besar responden memiliki strategi coping pada kategori sedang (63,4%) dan psychological distress pada kategori sedang (63,4%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi orang tua ABK di Kabupaten Pelalawan berada dalam kondisi yang stabil namun masih berpeluang untuk ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa strategi coping memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan psychological distress pada orang tua ABK. Hasil ini mengimplikasikan perlunya pengembangan program intervensi berbasis peningkatan keterampilan coping yang adaptif, terutama problem-focused coping dan emotion-focused coping, untuk mendukung kesehatan mental orang tua anak berkebutuhan khusus.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31