HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DAN AGRESI VERBAL PADA MAHASISWA PEMAIN GAME ONLINE DI INDONESIA
Kata Kunci:
Regulasi Emosi, Agresi Verbal, Game Online, MahasiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan agresi verbal pada mahasiswa pemain game online di Indonesia. Maraknya permainan game online di kalangan mahasiswa tidak hanya memberikan dampak positif sebagai sarana hiburan dan pelepas stres, tetapi juga berpotensi memunculkan perilaku agresif, khususnya agresi verbal, akibat intensitas bermain dan interaksi kompetitif di dalam permainan. Regulasi emosi menjadi faktor penting yang berperan dalam mengendalikan respons emosional individu terhadap situasi yang memicu frustrasi atau konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa di Indonesia yang aktif bermain game online. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala regulasi emosi dan skala agresi verbal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan teknik korelasi untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran regulasi emosi dalam menekan perilaku agresi verbal pada mahasiswa pemain game online serta menjadi dasar bagi upaya preventif dan intervensi psikologis di lingkungan pendidikan tinggi.
This study aims to examine the relationship between emotion regulation and verbal aggression among university students who play online games in Indonesia. The increasing popularity of online games among students not only provides entertainment and stress relief but also has the potential to trigger aggressive behaviors, particularly verbal aggression, due to high playing intensity and competitive interactions within the games. Emotion regulation plays a crucial role in controlling individuals’ emotional responses to situations that provoke frustration or conflict. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The research participants were Indonesian university students who actively play online games. Data were collected using emotion regulation and verbal aggression scales that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using correlation techniques to determine the relationship between the two variables. The findings are expected to provide insights into the role of emotion regulation in reducing verbal aggression among online game-playing students and to serve as a reference for preventive efforts and psychological interventions in higher education settings.




