STUDI KASUS PENYELESAIAN KONFLIK KARIER ANTARA MINAT SISWA DAN EKSPEKTASI ORANG TUA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING BERTAHAP

Penulis

  • Fany Aprilia Universitas Riau
  • Riris Kumala Putri Universitas Riau
  • Rusdian Shabrina Mukti Rahayu Universitas Riau
  • Dwi Rahmadani Indra Universitas Riau

Kata Kunci:

Konseling Individual, Pemilihan Karier, Konflik Orang Tua-Anak, Bimbingan Kelompok, Studi Kasus

Abstrak

This study aims to describe the role of step-by-step guidance and counseling services beginning with classroom guidance, group counseling, and finally individual counselling in helping students overcome conflicts between personal interests and parental expectations in career decision-making. Using a qualitative approach with a case study method, this research involved a student experiencing psychological pressure due to differing views with their parent regarding a career choice as a sailor. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings show that the staged intervention improved the student’s career clarity, self-efficacy, assertive communication skills, and emotional readiness to make independent decisions. These results highlight the importance of individual counseling as the final stage in strengthening career decisions.

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan secara bertahap dimulai dari bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, hingga konseling individual dalam membantu siswa mengatasi konflik antara minat pribadi dan harapan orang tua pada pemilihan karier. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan seorang siswa yang mengalami tekanan psikologis akibat perbedaan pandangan dengan orang tua terkait pilihan menjadi pelaut. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi bertahap mampu meningkatkan kejelasan tujuan karier, efikasi diri, kemampuan komunikasi asertif, serta kesiapan emosional siswa dalam mengambil keputusan secara mandiri. Temuan ini menegaskan pentingnya layanan konseling individual sebagai tahap pemantapan keputusan karier.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30