DAMPAK PENGGUNAAN GADGET DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP ETIKA DIGITAL DAN KARAKTER SISWA KELAS 6 SD MUHAMMADIYAH 12 PAMULANG DI LINGKUNGAN SEKOLAH

Penulis

  • Galih Fauzan Firdaus Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Deny Asmara Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Joko Suseno Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Teguh Agus Wahyuda Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Zulfitria Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kata Kunci:

Gadget, Etika Digital, Karakter Siswa, Sekolah Dasar

Abstrak

Integrasi teknologi di sekolah dasar telah mengubah fungsi gadget dari medium hiburan menjadi instrumen kognitif yang esensial dalam pembelajaran. Namun, penggunaan gadget di lingkungan sekolah membawa tantangan serius terhadap perkembangan moral dan etika digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak penggunaan gadget terhadap manifestasi karakter dan etika digital siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 12 Pamulang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi jejak digital siswa. Temuan menunjukkan bahwa durasi penggunaan gadget berkisar antara 90-120 menit per hari untuk mendukung literasi informasi. Gadget terbukti menjadi katalisator kolaborasi dan kemandirian belajar (sesuai profil pelajar Pancasila), namun di sisi lain memicu degradasi integritas akademik melalui praktik plagiarisme dan perilaku komunikasi yang impulsif di ruang digital. Penggunaan gadget merupakan pisau bermata dua yang hanya akan berdampak positif jika dikelola melalui ekosistem sekolah yang mengedepankan internalisasi etika digital dan pengawasan instruksional yang ketat.

The integration of technology in elementary schools has transformed the function of gadgets from entertainment media into essential cognitive instruments for learning. However, the use of gadgets within the school environment poses significant challenges to students' moral development and digital ethics. This study aims to provide an in-depth analysis of the impact of gadget use on the character manifestation and digital ethics of 6th-grade students at SD Muhammadiyah 12 Pamulang. This research employs a qualitative descriptive design with a case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation of students' digital footprints. The results show that gadget usage duration ranges from 90 to 120 minutes per day to support information literacy. While gadgets serve as a catalyst for collaboration and independent learning, they also trigger a degradation of academic integrity through plagiarism and impulsive communication behavior in digital spaces. Gadget use is a double-edged sword that only yields positive impacts if managed through a school ecosystem that prioritizes the internalization of digital ethics and strict instructional supervision.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30