MANAJEMEN SAGU SATIK (SATU GURU SATU PRAKTIK BAIK) UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN 1 PUNCU DAN SMPN 2 PUNCU

Penulis

  • Umi Nadliroh Universitas Gresik
  • Suyanto Universitas Gresik
  • Furqon Wahyudi Universitas Gresik

Kata Kunci:

Manajemen, Sagu Satik, Mutu Pendidikan

Abstrak

Peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan mendorong kolaborasi antar guru untuk meningkatkan praktik pembelajaran guru yang lebih baik, inovatif, dan berdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan mengevaluasi efektivitas penerapan manajemen Sagu Satik dalam memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di kedua sekolah tersebut, serta untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kondisi nyata program. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kuesioner, dan wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program Sagu Satik efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, seperti pengelolaan waktu guru yang kurang optimal, beban administrasi yang tinggi, perbedaan dalam umpan balik yang diterima, serta variasi pemahaman teknologi di antara para guru. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan praktik baik guru di berbagai konteks pendidikan.

Improving the quality of education can be achieved by encouraging collaboration among teachers to improve better, more innovative, and impactful teaching practices. This study aims to analyze the implementation and evaluate the effectiveness of the Sagu Satik management program in significantly improving the quality of education in the two schools, as well as to identify challenges faced in its implementation. A qualitative approach with a descriptive research design was used to gain a deep understanding of the program's actual conditions. Data collection techniques included observation, questionnaires, and in-depth interviews with teachers, students, and the principal. The results indicate that the implementation of the Sagu Satik program is effective in improving the quality of education, despite several challenges in its implementation, such as suboptimal teacher time management, high administrative burdens, differences in feedback received, and variations in technology understanding among teachers. These findings are expected to provide insights for the development of good teacher practices in various educational contexts.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30