AN ANALYSIS OF ENGLISH TO INDONESIAN TRANSLATION ERRORS MADE BY TENTH GRADE STUDENTS AT SMAK ST. FRANSISKUS ASISI LARANTUKA
Kata Kunci:
Translation Errors, Greeting Cards, High School Students, Semantic Errors, English–Indonesian TranslationAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan terjemahan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh siswa kelas sepuluh di SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka, khususnya dalam teks kartu ucapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil terjemahan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam jenis kesalahan terjemahan yang dilakukan siswa, yaitu kesalahan gramatikal, leksikal, semantik, sintaksis, idiomatik, dan kultural. Dari keenam jenis kesalahan tersebut, kesalahan semantik merupakan yang paling dominan. Faktor penyebab kesalahan meliputi keterbatasan kosakata dan tata bahasa, perbedaan struktur bahasa Inggris dan Indonesia, kurangnya pemahaman konteks serta budaya, dan kecenderungan siswa untuk menggunakan strategi terjemahan kata per kata. Penelitian ini merekomendasikan agar pengajaran terjemahan menekankan pemahaman konteks budaya, penggunaan strategi terjemahan yang tepat, serta pelatihan berpikir kritis dalam memahami makna agar hasil terjemahan lebih akurat dan alami.
This study aims to analyze translation errors from English to Indonesian made by tenth grade students at SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka, particularly in greeting card texts. A descriptive qualitative method was employed, using observation, interviews, and documentation of students’ translation works as data collection techniques. The findings reveal six types of translation errors: grammatical, lexical, semantic, syntactic, idiomatic, and cultural errors. Among these, semantic errors were the most dominant. The causes of these errors include limited vocabulary and grammar mastery, structural differences between English and Indonesian, lack of contextual and cultural understanding, and students’ tendency to rely on word-for-word translation strategies. This study recommends that translation teaching should emphasize cultural context comprehension, the application of appropriate translation strategies, and the development of critical thinking to improve the accuracy and naturalness of students’ translations.




