PERAN POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP TINGKAT KESEPIAN PADA PASANGAN LONG DISTANCE MARRIAGE

Penulis

  • Korina Ajeng Saputri Stisipol Candradimuka Palembang
  • Sila Nirmala Stisipol Candradimuka Palembang

Kata Kunci:

Kesepian, Long Distance Mariange, Komunikasi Interpersonal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran komunikasi interpersonal dalam mempengaruhi tingkat kesepian pada pasangan suami istri yang sedang menjalani pernikahan jarak jauh atau (Long Distance Marriage). Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, penelitian ini menekankan pada makna dan pengalaman subjektif individu dalam menghadapi keterbatasan interaksi fisik dan emosional. Informan penelitian ini adalah sepuluh pasangan suami dan istri, di mana suami bekerja sebagai teknisi di area produksi minyak dan gas, dan telah menjalani hubungan LDM selama 1–5 tahun. Pasangan tersebut memiliki frekuensi pertemuan minimal setiap enam bulan sekali, dengan durasi pertemuan selama satu bulan. Teknik pengambilan informan dilakukan mengunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam baik secara langsung maupun daring. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan tematik, untuk mengidentifikasi pola komunikasi dan pengalaman kesepian yang dialami oleh pasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang berkualitas—yang mencakup keterbukaan, empati, dan dukungan emosional—berperan penting dalam menekan tingkat kesepian dan menjaga stabilitas hubungan meskipun terpisah oleh jarak.

This study aims to explore the role of interpersonal communication in influencing the level of loneliness experienced by married couples undergoing a Long Distance Marriage (LDM). The researcher employed a qualitative approach using a case study method, emphasizing the meaning and subjective experiences of individuals in facing limitations in physical and emotional interaction. The study's informants consisted of ten married couples, in which the husbands work as technicians in oil and gas production areas and have been in LDM relationships for 1 to 5 years. These couples meet at least once every six months, with each meeting lasting for one month. Informants were selected using purposive sampling, and data were collected through in-depth interviews conducted both in person and online. Data analysis was carried out using descriptive qualitative methods with a thematic approach to identify communication patterns and experiences of loneliness among the couples. The findings reveal that high-quality interpersonal communication—characterized by openness, empathy, and emotional support—plays a crucial role in reducing feelings of loneliness and maintaining relationship stability despite the physical distance.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30