PERSOALAN YANG MENIMPA DITJEN PAJAK DAN TERGERUSNYA KEPERCAYAAN RAKYAT

Penulis

  • Azahra Wulandari Aji Universitas Tidar
  • Aaron Adhirajasa Universitas Tidar
  • Eka Permana Sakti Universitas Tidar
  • Nadia Manihuruk Universitas Tidar
  • Syera Nadia Prastya Universitas Tidar

Kata Kunci:

Pajak, Kecurangan, Ditjen Pajak

Abstrak

Pajak merupakan suatu kewajiban mendasar yang harus dipenuhi oleh warga negara dengan cara menyerahkan sejumlah uang atau barang kepada negara, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara. Untuk menjamin terlaksananya tanggung jawab ini dengan baik, sangatlah penting untuk mempunyai Ditjen Pajak yang dapat dipercaya untuk melaksanakan tugas tersebut. Sayangnya, terdapat beberapa kasus di Indonesia yang membuat kinerja Ditjen Pajak dipertanyakan, akibatnya kepercayaan warga terhadap Ditjen Pajak menjadi berkurang dan terkikis sedikitĀ  demi sedikit. Untuk mengatasi masalah ini, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis data secara menyeluruh yang dikumpulkan dari narasi, lembar fakta, dan sumber relevan lainnya. Sumber-sumber tersebut dicermati melalui analisis literatur dan kajian permasalahan yang berasal dari berbagai jurnal online, artikel, dan peraturan hukum. Tujuan penelitian kami adalah untuk memberikan arahan kepada Ditjen Pajak dalam melaksanakan tanggung jawabnya dalam kerangka peraturan yang telah ditetapkan. Selain itu, penelitian kami berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemungutan pajak yang melakukan aktivitas kecurangan.

Tax is a basic obligation that must be fulfilled by citizens by handing over a certain amount of money or goods to the state, with the aim of improving the welfare of citizens. To ensure the implementation of this responsibility well, it is very important to have a Directorate General of Taxes who can be trusted to carry out this task. Unfortunately, there are several cases in Indonesia that have called into question the performance of the Directorate General of Taxes, as a result of which citizens' trust in the Directorate General of Taxes has been reduced and eroded little by little. To address this issue, this article uses qualitative research methods to thoroughly analyze data collected from narratives, fact sheets, and other relevant sources. These sources are examined through literature analysis and problem studies originating from various online journals, articles and legal regulations. The aim of our research is to provide direction to the Directorate General of Taxes in carrying out its responsibilities within the established regulatory framework. In addition, our research seeks to restore public trust in tax collection institutions that carry out fraudulent activities.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-06