PERLINDUNGAN HUKUM ANAK SEBAGAI KORBAN PORNOGRAFI MELALUI MEDIA SOSIAL

Penulis

  • Herlina Manullang Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Hadi Tampubolon Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Tarnama Sari Lumban Gaol Universitas HKBP Nommensen Medan

Kata Kunci:

Perlindungan Hukum Anak, Pornografi, Media Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada anak-anak yang menjadi korban pornografi melalui media sosial. Dengan menggunakan pendekatan hukum normatif, penelitian ini memfokuskan pada Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi sebagai dasar hukum yang mengatur perlindungan anak dari eksploitasi seksual melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada peraturan yang mengatur perlindungan anak, implementasinya masih terdapat kendala-kendala yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam mencegah dan mengatasi eksploitasi seksual anak melalui media sosial, serta perbaikan implementasi peraturan perundang-undangan yang ada.

This study aims to identify and analyze the legal protection provided to children who are victims of pornography through social media. Using a normative legal approach, this study focuses on the Child Protection Law, the ITE Law, and the Pornography Law as the legal basis that regulates the protection of children from sexual exploitation through social media. The results of the study show that although there are regulations that regulate child protection, there are still significant obstacles to its implementation. Therefore, this study recommends increasing public and government awareness in preventing and overcoming child sexual exploitation through social media, as well as improving the implementation of existing laws and regulations.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31