PROSES VICTIMISASI PADA KASUS PENGANIAYAAN DENGAN NOMOR PUTUSAN 110/PID.B/2024/PN KUPANG DAN PERANAN KORBAN DALAM PROSES HUKUM

Penulis

  • Dwitias Witarti Rabawati Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Petrus Faot Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Eusebius Samudra Putra Seran Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Yarens Sutrisno Manu Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Mario Efren Yamba Kodi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Victimologi, Victimisasi, Penganiayaan

Abstrak

Pada umumnya kajian victimologi menjadi sebuah sarana dalam kajian hukum yang dapat membantu sesorang di dalam mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan korban .Hal ini yang kemudian mendorong sebuah perspektif untuk melihat adanya kosndisi korban dalam suatu tindak kejahatan yang terjadi seperti apa.Oleh karena itu ,pentingnya kajian victimologi direalisasikan secara lebih baik didalam suatu proses victimisasi .Dimana victimisasi itu sendiri berkaitan dengan proses penimbulan korban yang disebabkan oleh banyak nya hal hal yang terjadi.Adanya upaya serta kesadaran hukum akan pentingnya pemerhatian terhadap korban, sejauh ini menjadi sebuah masalah yang serius dalam penerapan sistem pemidanaan di Indonesia .Menimbang banyaknya proses penerapan hukum yang kurang dominan, antara pelaku dan korban .Victimisasi pada korban dalam hal ini ialah korban penganiayaan dapat dapat dijadikan pedoman dalam melihat adanya proses dari victimisasi itu sendiri.

In general, the study of victimology is a means of legal study that can help a person in knowing everything related to the victim. This then encourages a perspective to see the victim's tolerance in a crime that occurs. Therefore, the importance of victimology studies is better realized in a victimization process. Where victimization itself is related to the process of accruing victims caused by many things that happen. The existence of efforts and legal awareness of the importance of paying attention to the victim has so far become a serious problem in the implementation of the penal system in Indonesia. Considering the many processes of law enforcement that are less dominant, between perpetrators and victims. Victimization of the victim in this case is the victim of persecution can be used as a guideline in seeing what the process of victimization itself is like.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30