PENGARUH PEMANFAATAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP RATU DAMAI WAIBALUN

Penulis

  • Irwanius Piter Muaraya Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Kata Kunci:

GeoGebra, Kemampuan Berpikir Kritis, Pemahaman Konsep Matematika, Pembelajaran Matematika

Abstrak

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama masih menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep matematika siswa, yang salah satunya disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan aplikasi GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep matematika siswa SMP Ratu Damai Waibalun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas IX yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis GeoGebra dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang mengukur kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep matematika, yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan perangkat lunak SPSS, melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta uji Mann-Whitney pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol baik pada kemampuan berpikir kritis maupun pemahaman konsep matematika. Nilai signifikansi uji Mann-Whitney untuk kemampuan berpikir kritis sebesar 0,001 dan untuk pemahaman konsep matematika sebesar 0,002. Selain itu, nilai N-Gain pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah hingga sedang. Dengan demikian, pembelajaran berbasis GeoGebra berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep matematika siswa SMP.

Mathematics learning at the junior secondary school level still shows low levels of students’ critical thinking skills and conceptual understanding, which are partly caused by conventional teacher-centered instruction. This study aims to investigate the effect of using the GeoGebra application on students’ critical thinking skills and mathematical conceptual understanding at SMP Ratu Damai Waibalun. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of two ninth-grade classes selected through purposive sampling, comprising an experimental class taught using GeoGebra-based learning and a control class taught using conventional instruction. The research instrument was an essay test designed to measure students’ critical thinking skills and mathematical conceptual understanding, administered as pretests and posttests. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with SPSS software, including normality tests, homogeneity tests, and the Mann–Whitney test at a significance level of 0.05. The results indicate a significant difference between the experimental and control groups in both critical thinking skills and mathematical conceptual understanding. The Mann–Whitney test showed significance values of 0.001 for critical thinking skills and 0.002 for conceptual understanding. Furthermore, the N-Gain scores of the experimental group were in the moderate to high category, while those of the control group were in the low to moderate category. These findings demonstrate that GeoGebra-based learning has a positive and significant effect on improving students’ critical thinking skills and mathematical conceptual understanding at the junior secondary school level.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30