GANGGUAN KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 4–5 TAHUN DI SEKOLAH INKLUSI HOLISTIC PEKALONGAN (STUDI KASUS DI KOTA PEKALONGAN)
Kata Kunci:
Speech Delay, Anak Usia Dini, Pendidikan Inklusi, Perkembangan BahasaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 4–5 tahun di Sekolah Inklusi Holistic Pekalongan, mendeskripsikan karakteristik gangguan yang dialami anak, serta mengkaji dampaknya terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah anak-anak yang teridentifikasi mengalami keterlambatan berbicara, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan speech delay mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat sederhana, mengartikulasi bunyi secara jelas, serta memahami instruksi verbal. Keterlambatan ini berdampak pada rendahnya kemampuan komunikasi, keterbatasan interaksi sosial, serta hambatan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Faktor penyebab keterlambatan berbicara meliputi faktor biologis, lingkungan, serta psikologis dan emosional, dengan faktor lingkungan sebagai faktor yang dominan, khususnya kurangnya stimulasi bahasa dan interaksi sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan berbicara tidak hanya memengaruhi aspek bahasa, tetapi juga berdampak pada perkembangan sosial, akademik, dan emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sistematis dan berkelanjutan melalui stimulasi bahasa, intervensi dini, serta kerja sama antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak di lingkungan pendidikan inklusi.
This study aims to identify the factors causing speech delay in children aged 4–5 years at Holistic Inclusive School Pekalongan, describe the characteristics of the disorder, and examine its impact on children’s social, emotional, and academic development. This research employed a qualitative method with a case study approach. The subjects of this study were children identified as having speech delay, with data collected through interviews, observations, and questionnaires. The results show that children with speech delay experience difficulties in constructing simple sentences, articulating sounds clearly, and understanding verbal instructions. This condition affects their communication abilities, limits social interaction, and creates obstacles in participating in classroom learning activities. The factors causing speech delay include biological, environmental, and psychological-emotional aspects, with environmental factors being the most dominant, particularly the lack of language stimulation and social interaction. The findings indicate that speech delay does not only affect language development but also impacts children’s social, academic, and emotional aspects. Therefore, systematic and continuous efforts are needed through language stimulation, early intervention, and collaboration between teachers and parents to support children’s language development in an inclusive education environment.




