lMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN RROBLEM SOLVING BERBASIS EXPRIMEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDINDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAMAN BARU PALENGGIYAN KEDUNG DUNG SAMPANG
Kata Kunci:
Metode Problem Solving Berbasis Exprimen, Hasil Belajar, Pendidikan Agama IslamAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya rasa percaya diri dan Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Taman Baru Palenggiyan Kedungdung Sampang, yang tampak dari kurangnya keaktifan siswa dalam menganalisis contoh gambar yang benar dan yang salah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran problem solving berbasis exprimen dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi, dengan sumber data kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode problem solving berbasis exprimen dalam meeningkatkan hasil belajar siswa, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, kemampuan menganalisis gambar, dan pemahaman materi PAI. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, ketersediaan buku ajar, serta minat siswa; sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan siswa dan rendahnya keberanian siswa mengemukakan pendapat. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi guru dalam memilih metode pembelajaran yang tepat guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
This study is achievement by students' low self-confidence and learning achievement dn Islamic Religious Education (PAI) at SMP Taman Baru Palenggiyan Kedungdung Sampang, reflected in their limited engagement in analyzing correct and incorrect example images. The research aims to describe the implementation of the problem solvingĀ metode in achiviemet students' learning achievement and to identify its supporting and inhibiting factors. A qualitative phenomenological approach was employed, with the principal, the PAI teacher, and eighth-grade students as data sources. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the problem solving berbasis exprimen effectively increases students' learning achievement, indicated by greater student engagement, improved ability to analyze images, and better understanding of PAI material. Supporting factors include the principal's encouragement, the availability of textbooks, and students' interest, while inhibiting factors include differences in students' comprehension abilities and their reluctance to express opinions. These findings are expected to guide teachers in selecting appropriate learning models to enhance students' anovementn PAI.




