MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA YANG BAIK MELALUI ANIMASI CERITA NABI- NABI DALAM KITAB PERJANJIAN LAMA LEWAT APLIKASI TWITER
Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, Mahasiswa, Animasi Cerita Nabi, Perjanjian Lama, TwitterAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran animasi cerita nabi-nabi dalam Kitab Perjanjian Lama yang disebarluaskan melalui aplikasi Twitter dalam membangun karakter mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan degradasi karakter di kalangan mahasiswa serta pesatnya perkembangan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif dan mudah diakses. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten animasi, dokumentasi unggahan Twitter, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi cerita nabi-nabi Perjanjian Lama yang dikemas secara menarik dan disebarkan melalui Twitter mampu menanamkan nilai-nilai karakter positif, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, kepemimpinan, dan ketaatan kepada Tuhan. Media animasi berbasis digital ini dinilai efektif dalam meningkatkan minat mahasiswa terhadap pembelajaran nilai moral dan spiritual. Dengan demikian, pemanfaatan animasi cerita nabi-nabi melalui Twitter dapat menjadi alternatif strategi pendidikan karakter yang relevan dengan perkembangan teknologi dan budaya digital mahasiswa.
This study aims to analyze the role of animated stories of prophets from the Old Testament distributed through the Twitter application in building positive character among university students. The background of this research is the challenge of character degradation among students and the rapid growth of social media as an accessible and effective educational medium. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation of animated content, documentation of Twitter posts, and literature review. The findings indicate that animated stories of Old Testament prophets, when presented in an engaging format and disseminated via Twitter, are able to instill positive character values such as honesty, responsibility, patience, leadership, and obedience to God. This digital animation-based medium is considered effective in increasing students’ interest in learning moral and spiritual values. Therefore, the use of animated prophetic stories through Twitter can serve as an alternative strategy for character education that aligns with technological advances and the digital culture of university students.




