PERAN GURU AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN IMAN PESERTA DIDIK ANAK SEKOLAH MINGGU GKII SIGALINGGING DI ERA DIGITAL BERDASARKAN AMSAL 22:6"

Penulis

  • Boyke Fernandes Singarimbun Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Nurliani Siregar Universitas HKBP Nommensen Medan

Kata Kunci:

Pendidikan Agama Kristen, Guru Sekolah Minggu, Pembentukan Iman, Era Digital, Amsal 22:6.

Abstrak

Transformasi digital telah mengubah cara anak-anak belajar, berinteraksi, dan membangun pola pikir. Di satu sisi, teknologi membuka akses terhadap berbagai sumber pengetahuan, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan bagi pembentukan iman dan karakter anak. Kondisi tersebut menuntut pelayanan Sekolah Minggu untuk mengembangkan pendekatan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan generasi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai Alkitab. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Agama Kristen dalam membentuk ketahanan iman peserta didik Sekolah Minggu GKII Sigalingging berdasarkan prinsip pendidikan yang terkandung dalam Amsal 22:6. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, pembimbing rohani, teladan hidup, motivator, dan inovator pembelajaran. Pemanfaatan media digital secara bijaksana mendukung pertumbuhan iman peserta didik, meskipun masih terdapat tantangan berupa tingginya penggunaan gawai, terbatasnya pendampingan orang tua, dan keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa prinsip pendidikan dalam Amsal 22:6 tetap relevan dalam membangun iman anak pada era digital melalui sinergi antara guru, keluarga, dan gereja.

The rapid advancement of digital technology has significantly influenced children's learning patterns, social interactions, and spiritual development. While digital media provide broader access to knowledge, they also present challenges to the formation of Christian faith and character. This study aims to examine the role of Christian Religious Education teachers in strengthening the faith of Sunday School students at GKII Sigalingging based on the educational principles found in Proverbs 22:6. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through observations, interviews, and document analysis. The findings indicate that teachers serve as educators, spiritual mentors, role models, motivators, and facilitators of faith-based learning. The integration of digital media into Sunday School instruction enhances students' participation and supports spiritual growth despite challenges related to excessive gadget use, limited parental involvement, and inadequate learning facilities. The study concludes that Proverbs 22:6 remains a relevant biblical foundation for faith formation in the digital era through collaboration among teachers, parents, and the church.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31