PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BERVARIASI DALAM E MODUL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI SAINS MURID KELAS VI GUGUS I KECAMATAN TALAWI PADA MATERI GERAK BUMI
Kata Kunci:
Pendidikan, Blended Learning, Media Bervariasi, E Modul, Kemampuan Berpikir Kritis, Literasi SainsAbstrak
Penelitian ini mengujiĀ pengaruh penggunaan media bervariasi dalam modul elektronik terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan literasi sains siswa kelas VI. Dalam konteks pendidikan yang mencakup dimensi formal dan informal, serta pergeseran paradigma dalam proses pengajaran, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di tengah tantangan pembelajaran yang monoton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan jenis penelitian kuantitatif. Fokusnya adalah menguji dampak penggunaan beragam media dalam modul elektronik pada kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi gerak bumi. Populasi penelitian adalah murid kelas VI di Gugus 1 Kecamatan Talawi, dengan sampel yang dipilih secara acak terkontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan tes uraian untuk literasi sains. Validitas instrumen diuji melalui validitas isi dan reliabilitas instrumen dengan koefisien Alpha Cronbach. Data dikumpulkan melalui pretest, post-test, dan observasi pelaksanaan pembelajaran. Analisis data melibatkan statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), serta uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian mengungkapkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan post-test pada kedua kelompok, dengan signifikansi (p < 0,05). Uji independent sample t-test juga menunjukkan perbedaan signifikan dalam literasi sains antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p < 0,05). Observasi mengindikasikan bahwa penggunaan media bervariasi dalam modul elektronik mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi sains siswa. Hasil analisis statistik lanjutan termasuk MANOVA menunjukkan pengaruh signifikan media bervariasi dalam e-modul terhadap kemampuan berpikir kritis dan literasi sains. Media audio, visual, dan audio visual dalam e-modul mampu memperkaya pembelajaran, membantu pemahaman konsep yang kompleks, dan merangsang pemikiran kritis. Nilai-nilai statistik Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, dan Roy's Largest Root semuanya menunjukkan signifikansi di bawah 0,05, menandakan perbedaan yang signifikan antara kelompok dataHasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan media audio, visual, dan audio visual dalam e-modul memberikan dampak positif pada kemampuan berpikir kritis dan literasi sains siswa. Media-media tersebut mampu merangsang pemikiran kritis melalui penggunaan berbagai indera dan membantu dalam pemahaman materi yang kompleks. Kesimpulannya, pendekatan blended learning dengan penggunaan media bervariasi dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi sains siswa.
This study examines the effect of using varied media in electronic modules on improving critical thinking skills and science literacy of grade VI students. In the context of education that includes formal and informal dimensions, as well as a paradigm shift in the teaching process, this study aims to improve learning effectiveness amid the challenges of monotonous learning. This study used a quasi-experimental approach with a quantitative research type. The focus was to examine the impact of using various media in electronic modules on students' critical thinking skills in earth motion material. The study population was grade VI students in Gugus 1 Talawi sub-district, with a randomly selected controlled sample. The instrument used was an objective test to measure critical thinking skills and a description test for science literacy. Instrument validity was tested through content validity and instrument reliability with Cronbach's Alpha coefficient. Data were collected through pretest, post-test, and observation of learning implementation. Data analysis involved descriptive statistics, prerequisite tests (normality and homogeneity), and hypothesis testing using the t-test. The results revealed significant differences between the pretest and post-test in both groups, with significance (p < 0.05). The independent sample t-test also showed a significant difference in science literacy between the experimental and control groups (p < 0.05). Observations indicated that the use of varied media in e-modules was able to improve students' critical thinking skills and science literacy. The results of further statistical analysis including MANOVA showed a significant effect of varied media in e-modules on critical thinking ability and science literacy. Audio, visual, and audio-visual media in e-modules can enrich learning, help understand complex concepts, and stimulate critical thinking. The statistical values of Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root all showed significance below 0.05, signifying significant differences between the data groups. The results of this study indicate that the use of audio, visual, and audio-visual media in e-modules has a positive impact on students' critical thinking skills and science literacy. These media are able to stimulate critical thinking through the use of various senses and assist in the understanding of complex material. In conclusion, the blended learning approach with the use of varied media in learning can be an effective alternative to improve students' critical thinking skills and science literacy.